Pemerintah Buka Suara Soal Foto Prabowo Bersama Netanyahu yang Viral
Tuesday, 30 September 2025 17:36 WIB
Baliho Prabowo, Netanyahu dan beberapa pemimpin dunia lainnya yang viral. (Foto: X @AbrahamShield25)
Radarsuara.com - Kementerian Luar Negeri (Kemlu) RI menegaskan posisi Indonesia tetap konsisten tidak mengakui Israel, menyusul viralnya foto Presiden Prabowo Subianto yang terpampang di sebuah baliho di Tel Aviv.
Dalam baliho berlogo Abraham Shield itu, Prabowo terlihat berdiri sejajar dengan Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu, mantan Presiden AS Donald Trump, hingga sejumlah pemimpin negara Arab, dikutip dari akun X @AbrahamShield25, Selasa, 30 September 2025.
Juru Bicara Kemlu RI, Yvonne Mewengkang, menekankan bahwa Indonesia tidak akan melakukan pengakuan maupun normalisasi hubungan dengan Israel selama Palestina belum merdeka.
“Posisi Indonesia sangat jelas bahwa tidak akan ada pengakuan dan normalisasi dengan Israel, baik melalui Abraham Accords atau platform lainnya, kecuali Israel terlebih dahulu mau mengakui negara Palestina yang merdeka dan berdaulat,” ujar Yvonne, dikutip Selasa (30/9/2025).
Yvonne menambahkan, pernyataan tegas itu sudah berulang kali disampaikan oleh Menteri Luar Negeri RI Sugiono.
“Bahwa visi apa pun terkait Israel harus dimulai dari pengakuan terhadap kemerdekaan dan kedaulatan Palestina,” kata dia.
Sebelumnya, baliho raksasa Abraham Shield yang menampilkan foto Prabowo bersama para pemimpin dunia menjadi sorotan setelah diunggah akun X @AbrahamShield25 pada Minggu (28/9/2025).
Dalam baliho tersebut, selain Netanyahu dan Trump, tampak pula Presiden UEA Mohammed bin Zayed Al-Nahyan, Raja Yordania Abdullah II, Putra Mahkota Arab Saudi Mohammad bin Salman, Presiden Mesir Abdul Fattah as-Sisi, serta Presiden Palestina Mahmoud Abbas.
Tulisan dalam bahasa Inggris di baliho itu berbunyi, “Pak Presiden, Israel berdiri di samping rencanamu.”
Unggahan itu langsung menuai perdebatan di media sosial dan telah dilihat lebih dari 2,9 juta kali. Sebagian warganet Indonesia mempertanyakan maksud kemunculan Prabowo dalam baliho tersebut, sementara lainnya menilai hal itu sebagai manuver politik pihak luar yang tidak ada kaitannya dengan kebijakan resmi RI.
Dengan klarifikasi ini, Kemlu RI kembali menegaskan komitmen Indonesia untuk mendukung perjuangan rakyat Palestina.
Pemerintah memastikan, setiap langkah diplomasi terkait isu Timur Tengah selalu berpijak pada prinsip kemerdekaan Palestina sebagai syarat mutlak sebelum adanya kemungkinan hubungan dengan Israel.
Editor: Mahipal
Komentar
You must login to comment...Be the first comment...
Telah diverifikasi oleh Dewan Pers
Sertifikat Nomor
1134/DP-Verifikasi/K/X/2023