Langsung ke berita
Jumat, 23 Oktober 2026
Tentang KamiRedaksi
Pusat Berita Terpercaya
Nasional

Prabowo Minta dugaan Keterlibatan Individu dalam Kasus Karhutla Diusut Tuntas

2 jam yang lalu
Presiden Prabowo saat meninjau Karhutla di Kalimantan. (Foto: Instagram @prabowo)

Radarsuara.com - Presiden Prabowo Subianto meminta dugaan keterlibatan individu maupun korporasi dalam kebakaran hutan dan lahan (karhutla) diusut secara menyeluruh serta ditindak tegas sesuai ketentuan hukum. Arahan tersebut disampaikan dalam Sidang Kabinet Paripurna di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Rabu, 21 Oktober 2026.

Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya mengungkapkan, dalam sidang yang membahas dua tahun pertama pemerintahan tersebut, Prabowo juga menekankan penguatan ketahanan nasional, perlindungan kekayaan alam, dan pemeliharaan persatuan bangsa di tengah ketidakpastian global serta meningkatnya persaingan geopolitik.

“Mengusut tuntas dugaan keterlibatan individu dan korporasi dalam kebakaran hutan dan lahan (karhutla) serta menindak tegas pihak yang terbukti melanggar hukum,” ungkap Seskab Teddy, dikutip Jumat, 23 Oktober 2026.

Selain menyoroti penanganan karhutla, Prabowo memberikan apresiasi kepada seluruh jajaran Kabinet Merah Putih atas kerja keras, dedikasi, dan kekompakan selama dua tahun pertama pemerintahan.

“Mengapresiasi kerja keras, semangat pengabdian, dan kekompakan seluruh jajaran Kabinet Merah Putih selama dua tahun pertama pemerintahan,” demikian disampaikan Teddy.

Di sektor pangan dan energi, Prabowo meminta pemerintah mempertahankan swasembada pangan sekaligus memperkuat kemandirian energi dengan mengoptimalkan sumber daya dalam negeri. Upaya tersebut antara lain dilakukan melalui pengembangan biodiesel dan etanol.

Teddy juga menyampaikan pesan Presiden agar seluruh jajaran pemerintahan menjalankan mandat rakyat dengan keberanian, ketegasan, dan tanggung jawab untuk melindungi kepentingan nasional serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

“Jalankan mandat rakyat dengan berani, tegas, dan penuh tanggung jawab demi menjaga kepentingan nasional dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” ucap Seskab Teddy.

Menurut Teddy, dua tahun pertama pemerintahan menjadi landasan untuk memperkuat capaian pembangunan dan melanjutkan agenda strategis nasional yang berorientasi pada kesejahteraan rakyat.

“Dua tahun pertama menjadi pijakan untuk melanjutkan kerja nyata menuju Indonesia yang mandiri, tangguh, dan sejahtera,” pungkas Seskab Teddy.

Editor: Mahipal

Komentar

You must login to comment...