Polri Bangun 895 Jembatan, Jenderal Listyo Sigit Sebut Bermanfaat Bagi 2 Juta Masyarakat
9 jam yang lalu
Polri Bangun 895 jembatan Merah Putih. (Foto:
Radarsuara.com - Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo melaporkan Polri telah membangun dan merevitalisasi 895 Jembatan Merah Putih Presisi yang tersebar di 30 wilayah Polda. Dari jumlah tersebut, 874 jembatan telah rampung, 17 unit masih dalam tahap pembangunan, dan empat lainnya berada dalam tahap perencanaan.
Pembangunan dan revitalisasi tersebut memberikan manfaat bagi sekitar 2 juta masyarakat serta menghubungkan 1.314 desa. Total panjang 874 jembatan yang telah selesai dibangun mencapai 19,2 kilometer.
Capaian tersebut disampaikan Kapolri dalam acara peresmian 3.395 jembatan TNI-Polri dan 3.000 sumber air bersih yang digelar secara hibrida pada Kamis (13/8/2026). Kegiatan tersebut dipusatkan di Kabupaten Lebak, Banten, dan dihadiri Presiden Prabowo Subianto secara virtual.
"Sesuai dengan arahan Bapak Presiden, kami melaporkan bahwa kami telah melaksanakan pembangunan dan revitalisasi 895 Jembatan Merah Putih Presisi secara swadaya," kata Sigit dalam laporannya kepada Presiden, dikutip Kamis, 13 Agustus 2026.
Kapolri menjelaskan jembatan-jembatan tersebut dibangun dan direvitalisasi untuk membantu membuka akses masyarakat, terutama di wilayah yang selama ini menghadapi keterbatasan infrastruktur. Keberadaan jembatan juga mendukung mobilitas masyarakat dalam menjalankan berbagai aktivitas sehari-hari.
"Memberikan manfaat bagi 2 juta orang mulai dari anak sekolah, petani, pedagang, pekerja, pelaku UMKM, hingga masyarakat umum," ujar Sigit.
Menurut Sigit, pembangunan Jembatan Merah Putih Presisi dilakukan secara swadaya oleh jajaran Polri. Program tersebut tersebar di 30 Polda dengan jumlah pembangunan yang berbeda-beda sesuai kebutuhan masing-masing wilayah.
Polda Banten menjadi wilayah dengan jumlah pembangunan dan revitalisasi terbanyak. Sebanyak 145 jembatan dibangun atau direvitalisasi di wilayah tersebut dengan total panjang sekitar 3 kilometer. Jembatan-jembatan itu menghubungkan 203 desa dan memberikan manfaat bagi sekitar 500 ribu jiwa.
"Hal ini menjadikan Banten sebagai Polda dengan jumlah pembangunan dan revitalisasi Jembatan Merah Putih Presisi terbanyak di antara polda-polda lainnya," ucap Sigit.
Selain Banten, pembangunan dan revitalisasi juga dilakukan di sejumlah wilayah lain. Jawa Barat tercatat memiliki 137 jembatan, Riau sebanyak 110 jembatan, Jawa Tengah 86 jembatan, dan Sumatera Selatan 81 jembatan. Sementara itu, sejumlah Polda lainnya rata-rata membangun atau merevitalisasi sekitar 20 hingga 30 jembatan.
Polri juga membangun 39 jembatan untuk mendukung pemulihan wilayah terdampak bencana di Pulau Sumatera. Pembangunan tersebut mencakup enam jembatan Bailey, empat unit di Aceh, dan dua unit di Sumatera Barat. Infrastruktur tersebut ditujukan untuk memulihkan akses masyarakat dan memperlancar mobilitas di wilayah yang terdampak bencana.
"Tentunya sesuai dengan arahan bapak (Presiden) kita akan terus melanjutkan pembangunan jembatan jembatan sesuai dengan apa yang terkait dengan kebutuhan bagi anak-anak dan masyarakat kita," terang Sigit.
Program Jembatan Merah Putih Presisi diharapkan tidak hanya meningkatkan konektivitas antarwilayah, tetapi juga mendukung aktivitas ekonomi dan akses masyarakat terhadap layanan dasar. Kehadiran jembatan menjadi penting bagi masyarakat perdesaan, termasuk untuk mempermudah akses anak-anak menuju sekolah serta masyarakat yang membutuhkan layanan kesehatan.
Editor: Mahipal
Komentar
You must login to comment...Be the first comment...
Telah diverifikasi oleh Dewan Pers
Sertifikat Nomor
1134/DP-Verifikasi/K/X/2023