Nasional

Terbebas dari Sanksi FIFA, Persib Kembali Bebas Daftarkan Pemain Baru

4 jam yang lalu
Persib terbebas dari sanksi FIFA. (Foto: Instagram @persib)

Radarsuara.com - Persib Bandung terbebas dari FIFA Registration Ban dalam waktu kurang dari dua hari. Nama klub berjuluk Maung Bandung itu sudah tidak tercantum dalam daftar cekalan FIFA per Selasa (11/8/2026) malam.

Berdasarkan dokumen FIFA yang diakses pada Rabu (12/8/2026) pagi, Persib tidak lagi masuk dalam daftar klub yang dikenai larangan pendaftaran pemain. Dengan demikian, sengketa Persib dengan mantan pelatihnya, Robert Rene Alberts, disebut telah rampung.

Perselisihan mengenai hak dan kewajiban antara Persib dan Rene Alberts sebelumnya membuat klub asal Bandung tersebut masuk dalam daftar FIFA Registration Ban.

Meski demikian, hingga kini belum ada konfirmasi resmi dari Persib terkait pencabutan sanksi tersebut. Persib juga belum menyampaikan pernyataan mengenai penyelesaian sengketa dengan Rene Alberts.

Dicabutnya larangan pendaftaran pemain menjadi kabar positif bagi Persib yang berstatus juara bertahan Super League. Klub tersebut kini dapat kembali mendaftarkan pemain-pemain barunya untuk kompetisi musim 2026/2027.

Persib sebelumnya terkonfirmasi masuk dalam FIFA Registration Ban pada Senin (11/8/2026) akibat sengketa dengan mantan pelatihnya. Klub kemudian memberikan pernyataan resmi terkait persoalan tersebut.

Kasus dengan Rene Alberts menjadi kali kedua Persib masuk daftar FIFA Registration Ban sepanjang 2026. Sebelumnya, pada Mei 2026, Persib juga sempat mendapatkan sanksi serupa akibat sengketa dengan mantan pemainnya, Daisuke Sato.

Sementara itu, masih terdapat sejumlah klub Indonesia yang tercantum dalam daftar FIFA Registration Ban, yakni PSBS Biak, Sriwijaya FC, dan PSM Makassar. PSBS Biak tercatat sebagai klub dengan jumlah kasus sengketa paling banyak.

Kondisi tersebut menjadi perhatian bagi PSSI, khususnya operator kompetisi I.League. Klub-klub peserta kompetisi dinilai perlu didorong untuk menyelesaikan seluruh kewajiban kepada pemain maupun pelatih sebelum kompetisi dimulai.

Langkah tersebut penting untuk mencegah bertambahnya klub Indonesia yang terkena larangan pendaftaran pemain akibat persoalan kewajiban finansial maupun sengketa kontrak.

Komentar

You must login to comment...