Nasional

Ombudsman Kawal Layanan Ibadah Haji 2026 dari Asrama hingga Bandara

8 jam yang lalu
Ombudsman kawal layanan ibadah haji 2026. (Foto: iStockphoto)

Radarsuara.com -  Ombudsman Republik Indonesia memperkuat pengawasan penyelenggaraan ibadah haji 2026 dengan fokus pada transisi tata kelola kelembagaan serta dinamika geopolitik di Timur Tengah, guna memastikan pelayanan kepada jemaah tetap terpenuhi secara layak.

Pengawasan dilakukan langsung oleh Anggota Ombudsman RI, Nuzran Joher dan Partono, dengan memantau pelepasan kloter pertama jemaah haji di Asrama Haji Pondok Gede, Jakarta pada Selasa (21 April 2026) serta di Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang pada Rabu (22 April 2026).

"Penyelenggaraan haji tahun 2026 menjadi momentum krusial karena untuk pertama kalinya dikelola sepenuhnya oleh Kementerian Haji dan Umrah. Selain faktor transisi internal, kondisi geopolitik yang tengah terjadi di wilayah Timur Tengah diharapkan tidak menjadi halangan bagi pemerintah untuk tetap memberikan pelayanan publik yang baik bagi para jemaah haji Indonesia," terang Nuzran pada Kamis (23/4/2026) di Gedung Ombudsman RI.

Dalam pemantauan tersebut, Ombudsman mencermati seluruh rantai layanan haji di dalam negeri, mulai dari fasilitas asrama haji seperti pemondokan, konsumsi, administrasi, pemeriksaan kesehatan, pembagian living cost, hingga layanan di bandara sebelum keberangkatan ke Tanah Suci.

Hasil pemantauan di Asrama Haji Pondok Gede menunjukkan bahwa alur pelayanan secara umum berjalan lancar. Ombudsman menegaskan bahwa penyelenggaraan haji merupakan bentuk pelayanan publik yang harus memenuhi standar yang jelas dan terukur.

Selain itu, perhatian khusus diberikan pada perlindungan kelompok rentan, terutama jemaah lanjut usia dan penyandang disabilitas. Layanan bagi kelompok ini dinilai harus adaptif dengan dukungan pendampingan serta fasilitas yang sesuai dengan kebutuhan spesifik mereka.

Sementara itu, hasil pemantauan di Bandara Soekarno-Hatta menunjukkan respons positif dari jemaah. Berdasarkan keterangan sejumlah jemaah, pelayanan di Asrama Haji Cipondoh dinilai baik, baik dari sisi sarana prasarana maupun konsumsi.

Ombudsman juga mendorong partisipasi aktif masyarakat untuk melaporkan dugaan maladministrasi selama penyelenggaraan haji berlangsung.

"Ombudsman RI berharap penyelenggaraan haji 2026 dapat berlangsung secara akuntabel, transparan, dan memberikan kepastian layanan bagi seluruh jemaah Indonesia. Ombudsman Pusat dan Kantor Perwakilan akan melakukan pemantauan di seluruh embarkasi di Indonesia guna memastikan pelayanan publik terlaksana dengan baik, khususnya kepada para jemaah haji," terang Nuzran.

Editor: Mahipal

Komentar

You must login to comment...