Program LTT Kementan Meningkatkan Ketahanan Pangan Nasional
Thursday, 20 March 2025 14:34 WIB
Program LTT Kementan Meningkatkan Ketahanan Pangan Nasional (Foto: Dok. Kementan)
Radarsuara.com - Dalam rangka mendukung pencapaian swasembada pangan nasional yang berkelanjutan, Kementerian Pertanian (Kementan) memperkuat implementasi kebijakan Luas Tambah Tanam (LTT).
Kebijakan ini bertujuan untuk memperluas area tanam padi, yang diharapkan akan mengurangi ketergantungan pada impor beras pada tahun 2025.
Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman menekankan pentingnya percepatan program LTT dengan dukungan penuh dari seluruh Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL) di seluruh Indonesia.
Dalam arahan tersebut, Mentan Amran mengungkapkan bahwa ada tiga langkah strategis yang perlu dilakukan untuk mencapai swasembada pangan, yaitu peningkatan produktivitas pertanian, peningkatan Indeks Pertanaman (IP), dan perluasan Luas Tambah Tanam (LTT).
"Langkah pertama yang harus dilakukan adalah meningkatkan produktivitas pertanian, kedua meningkatkan Indeks Pertanaman (IP), dan ketiga memperluas Luas Tambah Tanam (LTT). Ketiga strategi ini telah terbukti mampu membawa Indonesia mencapai swasembada di tahun-tahun sebelumnya," tegas Mentan Amran.
Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM Pertanian (BPPSDMP), Idha Widi Arsanti, juga mengungkapkan bahwa kesuksesan kebijakan ini sangat bergantung pada koordinasi antara semua pihak terkait di tingkat pusat maupun daerah.
Selain itu, pada acara Mentan Sapa Petani dan Penyuluh (MSPP) Volume 11, yang diadakan pada Jumat (21/03/2025), Ketua Tim Kerja Program Ditjen Tanaman Pangan, Muhammad Ronaldi Bahri Yugo, menjelaskan bahwa Kementan fokus pada kebijakan LTT untuk meningkatkan produksi pangan.
Pemerintah menargetkan produksi beras 32 juta ton pada tahun 2025 dengan luas lahan tanam mencapai 17 juta hektar.
Ronaldi juga menambahkan bahwa penggunaan benih genjah (berumur pendek) dan pemenuhan sarana pertanian seperti pupuk dan benih unggul sangat penting dalam meningkatkan produktivitas pertanian dan Indeks Pertanaman (IP) di lapangan.
Meskipun terdapat beberapa kendala, seperti keterbatasan lahan pertanian di beberapa daerah, Kementan optimistis dengan program ini Indonesia akan mencapai swasembada pangan secara berkelanjutan.
Keberhasilan program ini juga diharapkan dapat memperkuat ketahanan pangan serta meningkatkan kesejahteraan petani. (*/Adv)
Komentar
You must login to comment...Be the first comment...
Telah diverifikasi oleh Dewan Pers
Sertifikat Nomor
1134/DP-Verifikasi/K/X/2023