Presiden RI, Prabowo Subianto. (Foto: Instagram @prabowo)
Radarsuara.com - Hasil survei Parameter Politik Indonesia (PPI) menunjukkan tingkat kepuasan masyarakat terhadap kinerja pemerintahan Presiden Prabowo Subianto mencapai 65,4 persen. Sementara itu, sebanyak 65,2 persen responden menyatakan puas terhadap kinerja Prabowo sebagai presiden.
Survei yang dilaksanakan pada 26 September hingga 6 Oktober 2026 itu juga mencatat 67 persen responden optimistis pemerintah mampu menjalankan tugas dan kewajibannya dengan baik, dikutip dari situs resmi Sekretariat Kabinet pada Senin, 19 Oktober 2026.
Dalam survei tersebut, PPI turut memetakan program pemerintah yang dinilai paling baik oleh masyarakat. Program bantuan sosial menempati urutan pertama, disusul Sekolah Rakyat di posisi kedua dan Makan Bergizi Gratis (MBG) pada urutan ketiga. Berikutnya, program sekolah gratis hingga perguruan tinggi berada di posisi keempat, sedangkan cek kesehatan gratis menempati urutan kelima.
PPI juga mengukur penilaian masyarakat terhadap menteri atau pejabat negara dengan kinerja terbaik. Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman menempati urutan pertama, terutama karena upayanya mewujudkan swasembada pangan.
Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya berada di posisi kedua dengan alasan yang dikemukakan responden, yakni “sedikit bicara, banyak bekerja”. Sementara itu, Menteri Pemuda dan Olahraga Erick Thohir menempati urutan ketiga, dengan penilaian yang berkaitan dengan perkembangan positif tim nasional sepak bola Indonesia.
Survei tersebut melibatkan 1.200 responden yang tersebar di 38 provinsi, 116 kabupaten/kota, 120 desa/kelurahan, dan 120 rumah tangga yang dipilih secara acak. Responden merupakan penduduk berusia minimal 17 tahun atau sudah menikah, dengan pengumpulan data dilakukan melalui wawancara tatap muka.
PPI menyebut survei tersebut memiliki tingkat kepercayaan 95 persen dengan margin of error sebesar 2,83 persen. Hasil ini menggambarkan tingkat kepuasan dan optimisme responden terhadap pemerintahan Prabowo berdasarkan pengumpulan data pada periode tersebut.
Editor: Mahipal

Komentar
You must login to comment...Be the first comment...