Prabowo Tegaskan Himbara Jadi Penggerak Ekonomi Nasional, Kapitalisasi Pasar Capai Rp1.100 Triliun
8 jam yang lalu
Presiden RI, Prabowo Subianto. (Foto: Sekretariat Presiden)
Radarsuara.com - Presiden RI, Prabowo Subianto menegaskan peran strategis Himpunan Bank Negara (Himbara) sebagai motor penggerak ekonomi nasional saat menerima jajaran komisaris dan direksi Himbara di Istana Merdeka.
Dalam pertemuan tersebut, pemerintah menyoroti besarnya kontribusi perbankan milik negara terhadap perekonomian nasional yang tercermin dari nilai kapitalisasi pasar gabungan mencapai sekitar Rp1.100 triliun.
Menteri Investasi dan Hilirisasi/Kepala BKPM yang juga CEO Danantara, Rosan Roeslani, mengatakan nilai gabungan kapitalisasi pasar seluruh bank Himbara setara dengan sekitar 10 persen dari total nilai perusahaan yang tercatat di pasar modal Indonesia. Menurutnya, angka tersebut menunjukkan posisi penting Himbara dalam menopang pertumbuhan ekonomi nasional.
“Bank Himbara itu kurang lebih nilainya sekitar Rp1.100 triliun yang mencerminkan 10 persen dari nilai seluruh capital market atau seluruh nilai perusahaan Indonesia,” ujar Rosan, dikutip dari situs resmi Sekretariat Presiden, Jum’at 19 Juni 2026.
Presiden Prabowo, lanjut Rosan, mengingatkan bahwa bank-bank anggota Himbara tidak hanya berorientasi pada keuntungan semata, tetapi juga harus memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Kehadiran perbankan negara diharapkan mampu membuka akses dan kesempatan yang lebih luas bagi seluruh lapisan masyarakat, mulai dari pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), sektor komersial, hingga korporasi.
“Perbankan juga semata-mata tidak hanya mengejar dari segi laba, tetapi juga harus dirasakan kehadirannya ke masyarakat, ke rakyat dalam bentuk pemberian persamaan kesempatan dari segala lapisan,” kata Rosan.
Selain mendukung pembiayaan masyarakat dan dunia usaha, Himbara juga dinilai memiliki peran penting dalam mendukung berbagai program prioritas pemerintah. Namun demikian, Rosan menekankan bahwa seluruh aktivitas perbankan harus tetap dijalankan berdasarkan prinsip kehati-hatian dan profesionalisme agar manfaatnya dapat dirasakan secara luas oleh masyarakat.
Dalam kesempatan yang sama, Rosan turut menyampaikan bahwa penurunan harga minyak dunia hingga di bawah 80 dolar AS diharapkan dapat memberikan sentimen positif terhadap perekonomian Indonesia. Ia juga menegaskan pentingnya membangun perekonomian yang berdikari dengan dukungan kuat dari sektor perbankan nasional, khususnya Himbara.
“Perekonomian kita ke depannya harus menjadi perekonomian yang berdikari atau berdiri di atas kaki sendiri dengan support dan bantuan dari pihak perbankan, terutama perbankan Himbara,” pungkasnya.
Editor: Mahipal
Komentar
You must login to comment...Be the first comment...
Telah diverifikasi oleh Dewan Pers
Sertifikat Nomor
1134/DP-Verifikasi/K/X/2023