Kuasai Teknologi, Mahasiswa Polbangtan Kementan Operasikan Drone dalam Gerakan Tanam Serempak 10.000 Ha
13 jam yang lalu
Foto: Mahasiswa Polbangtan Bogor Terbangkan Drone untuk Tanam Serentak
Radarsuara.com - Gerakan Tanam Serempak seluas 10.000 hektare yang dilaksanakan di 17 provinsi resmi dimulai pada Kamis (9/4/26), dengan terpusat di lahan Cetak Sawah Rakyat (CSR), Kecamatan Panyipatan, Kabupaten Tanah Laut, Kalimantan Selatan.
Program ini merupakan bagian dari percepatan swasembada pangan berkelanjutan yang diinisiasi oleh Kementerian Pertanian Republik Indonesia.
Dalam kegiatan tersebut, lima mahasiswa Program Studi Teknologi Mekanisasi Pertanian (TMP) Polbangtan Bogor, Ahmad Husein Alawi, M. Rifki Permana, M. Facri Defarma, Satrio Wijaya, dan Sena Dwi Saputra, berperan sebagai pilot drone. Setelah melakukan persiapan intensif sehari sebelumnya, mereka terjun langsung mengoperasikan drone untuk mendukung proses tanam berbasis teknologi modern.
Menteri Pertanian, Andi Amran Sulaiman, menegaskan bahwa pemanfaatan teknologi seperti drone menjadi kunci dalam meningkatkan produktivitas dan efisiensi sektor pertanian. Ia juga menekankan pentingnya keterlibatan generasi muda dalam mendorong transformasi pertanian menuju sistem yang lebih maju dan berkelanjutan.
Sementara itu, Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM Pertanian (BPPSDMP), Idha Widi Arsanti, menyampaikan bahwa keterlibatan mahasiswa merupakan bagian dari strategi penguatan kapasitas sumber daya manusia pertanian. Mahasiswa tidak hanya dibekali teori, tetapi juga didorong untuk terlibat langsung dalam implementasi teknologi di lapangan.
Penggunaan drone dalam kegiatan ini terbukti meningkatkan efisiensi dan akurasi, mulai dari pemetaan lahan hingga penyebaran benih. Mahasiswa berperan aktif memastikan operasional teknologi berjalan optimal sekaligus menjadi bagian dari transformasi digital sektor pertanian.
Kepala Pusat Pendidikan Pertanian (Kapusdiktan), Muhammad Amin, menegaskan bahwa keterlibatan mahasiswa merupakan wujud nyata pendidikan vokasi yang selaras dengan kebutuhan dunia kerja. Mahasiswa tidak hanya belajar di kelas, tetapi juga langsung mengaplikasikan teknologi modern di lapangan.
Direktur Polbangtan Bogor, Yoyon Haryanto, mengapresiasi peran aktif mahasiswa. Ia menyatakan bahwa kemampuan mahasiswa sebagai pilot drone dalam skala besar menunjukkan kompetensi yang relevan dengan kebutuhan pertanian modern. Ke depan, Polbangtan Bogor akan terus mendorong penguatan keterampilan digital dan mekanisasi pertanian.
Keterlibatan mahasiswa dalam kegiatan ini menegaskan kesiapan generasi muda sebagai motor penggerak transformasi pertanian nasional. Kegiatan ini juga melibatkan berbagai pemangku kepentingan, termasuk pemerintah daerah, dalam memperkuat sinergi menuju pertanian yang modern dan berkelanjutan. (agm) (*/Adv)
Komentar
You must login to comment...Be the first comment...
Telah diverifikasi oleh Dewan Pers
Sertifikat Nomor
1134/DP-Verifikasi/K/X/2023