Bidik Investor Jepang, Prabowo Janjikan Reformasi Ekonomi Cepat
Tuesday, 31 March 2026 12:55 WIB
Presiden RI, Prabowo Subianto Bersama Kaisar Naruhito. (Foto: Instagram @prabowo)
Radarsuara.com - Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto menegaskan komitmen pemerintah dalam mempercepat reformasi ekonomi dan mempermudah investasi saat menghadiri Forum Bisnis Indonesia-Jepang di Imperial Hotel Tokyo, dikutip dari MenpanRB pada Senin (30/3/2026).
Langkah ini dilakukan untuk menciptakan iklim investasi yang lebih kompetitif, responsif, dan menarik bagi mitra internasional, khususnya Jepang.
Dalam pidato kuncinya, Presiden menekankan pentingnya hubungan ekonomi yang erat sebagai fondasi stabilitas dan perdamaian global.
Ia menyampaikan keyakinannya bahwa kemitraan yang saling menguntungkan antara Indonesia dan Jepang akan memberikan dampak positif bagi kedua negara.
“Itulah keyakinan saya. Jika ada kemitraan nyata antara ekonomi Jepang, industri Jepang dan Indonesia, kedua bangsa kita akan mendapat manfaat. Ketika kedua bangsa kita mendapat manfaat, ini akan menjadi pilar perdamaian dan stabilitas,” ujar Presiden Prabowo.
Untuk meningkatkan daya saing, pemerintah terus melakukan deregulasi dan penyederhanaan prosedur, termasuk menghapus aturan yang tidak relevan.
Salah satu langkah konkret adalah pembentukan gugus tugas khusus untuk debottlenecking guna menangani hambatan investasi secara cepat.
“Gugus tugas ini telah terbukti efektif. Kami telah menyelesaikan banyak masalah karena langsung ke intinya,” tegasnya.
Presiden juga membuka ruang komunikasi langsung bagi para investor yang menghadapi kendala dalam berinvestasi di Indonesia.
“Jika Anda memiliki masalah, Anda dapat langsung mengadu kepada saya. Anda dapat langsung mengadu kepada saya. Melalui duta besar Anda, melalui perwakilan Anda, melalui MITI atau JETRO atau apa pun, Keidanren, saya bersedia menerima pengaduan,” lanjutnya.
Ia menegaskan bahwa kepemimpinan modern menuntut respons cepat dan penyelesaian masalah secara efektif, layaknya seorang CEO yang memimpin sebuah negara.
Selain itu, Presiden menyoroti pentingnya kecepatan pengambilan keputusan di tengah dinamika global. Menurutnya, kolaborasi antara sumber daya terbaik dari kedua negara menjadi kunci untuk mencapai hasil optimal dalam waktu singkat.
“Jika ada kerja sama tim yang baik, jika otak-otak terbaik bergabung, bekerja bersama, kita akan mencapai hasil terbaik dengan cepat. Jadi, kemitraan Jepang-Indonesia, mendapatkan otak-otak terbaik dari kedua belah pihak, bekerja bersama, kita dapat mencapai hal-hal baik dengan sangat cepat. Saya percaya bahwa kita harus bekerja sama. Kita telah bekerja sama,” paparnya.
Presiden pun menyambut peningkatan kemitraan ekonomi Indonesia-Jepang sebagai peluang strategis untuk mendorong pertumbuhan bersama dan memperkuat posisi Indonesia di kancah global.
“Peningkatan perjanjian kemitraan ekonomi Indonesia-Jepang akan membuka peluang baru. Ini adalah saat yang tepat untuk memperdalam kerja sama kita. Kami siap dan kami ingin bergerak maju. Kami siap bekerja cepat dan kami menyambut Anda. Jika Anda ingin datang ke Indonesia, kami siap bekerja sama dengan Anda,” tandasnya.
Dengan percepatan reformasi dan penguatan kemitraan strategis, Indonesia dinilai semakin siap menjadi pusat pertumbuhan ekonomi baru yang stabil, terbuka, dan berdaya saing global.
Editor: Mahipal
Komentar
You must login to comment...Be the first comment...
Telah diverifikasi oleh Dewan Pers
Sertifikat Nomor
1134/DP-Verifikasi/K/X/2023