Nasional

Tanggapi Kasus Siswa SD Bunuh Diri di NTT, Cak Imin Minta Warga Lapor Jika Punya Masalah Ekonomi dan Pendidikan

Thursday, 05 February 2026 12:35 WIB
Menteri Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat, Muhaimin Iskandar. (Foto: Instagram @cakiminow)

Radarsuara.com - Menteri Koordinator Pemberdayaan Masyarakat (Menko PM) Muhaimin Iskandar atau Cak Imin tengah menelusuri kasus bunuh diri seorang siswa sekolah dasar di Nusa Tenggara Timur (NTT).

Ia meminta aparat pemerintah dan pemerintah daerah lebih peka serta responsif dalam mendata warga rentan, khususnya yang menghadapi persoalan ekonomi dan pendidikan.

“Iya, kita lagi terus telusuri (penyebabnya). Sehingga yang paling penting aparat pemerintahan betul-betul responsif dan terbuka untuk tidak boleh lagi ada yang tersumbat,” kata Cak Imin, dikutip Kamis, 5 Februari 2026.

Cak Imin juga mendorong masyarakat untuk terbuka menyampaikan kondisi ekonomi yang dihadapi agar pemerintah dapat melakukan penanganan secara cepat dan tepat. Ia berharap kejadian serupa tidak kembali terulang.

“Jadi, saya sudah minta kepada seluruh jajaran, baik pemerintah pusat maupun daerah, dan juga kepada masyarakat, untuk betul-betul terbuka terhadap keadaannya. Apabila memang membutuhkan bantuan alat tulis, bantuan apa pun, itu harus segera ditangkap dan disampaikan,” ujarnya.

Ia menegaskan, persoalan ekonomi yang tidak tersampaikan dapat berujung pada dampak serius. Karena itu, masyarakat diminta tidak ragu melapor apabila menghadapi kesulitan.

“Jangan sampai beban-beban ekonomi tidak tersampaikan kepada para pejabat ataupun tokoh masyarakat. Karena kasusnya sepele yang kemudian sangat mengharukan itu, tidak boleh terjadi lagi. Jadi kepada masyarakat, kalau ada masalah soal ekonomi, soal utang, soal apa saja, soal alat tulis, pendidikan terutama, sampaikan kepada kita. Kita akan bertindak cepat,” lanjutnya.

Diketahui, seorang siswa kelas IV SD di Kecamatan Jerebuu, Kabupaten Ngada, NTT, ditemukan tewas bunuh diri di pohon cengkih. Polisi menemukan sepucuk surat tulisan tangan saat mengevakuasi korban berusia 10 tahun berinisial YBR tersebut.

Editor: Mahipal

 

Komentar

You must login to comment...