Nasional

Perlu Diketahui 7 Manfaat Sayur Organik

Thursday, 13 July 2023 16:22 WIB
Sayuran Organik. (Dok.cybex.pertanian.go.id)

Radarsuara.com - Sehat menjadi impian bagi semua orang. Sehingga saat ini, makanan yang sehat banyak menjadi pilihan untuk menjadi bahan konsumsi, salah satunya jenis sayuran organik.

Makanan organik memiliki lebih banyak nutrisi dan manfaat, seperti antioksidan, dibandingkan dengan makanan yang ditanam secara konvensional atau non organik.
 
Berikut kami rangkum 8 manfaat sayur organik jika dikonsumsi secara berkelanjutan.
 
1. Menjaga Berat Badan
 
Bahan kimia seperti fungisida sintetis (untuk jamur), herbisida (untuk gulma), dan insektisida (untuk serangga) sering digunakan dalam pertanian konvensional atau tanaman non organik yang residunya masih bisa terdapat di dalam makanan.
 
Lain halnya dengan tanaman buah atau sayur organik yang tentunya bebas dari zat kimia di atas.
 
Hal tersebut tentunya memberi efek baik bagi kesehatan tubuh, seperti dapat menjaga berat badan dalam batas normal.
 
2. Rendan Kadar Nitrat 
 
Kadar nitrat yang tinggi pada tubuh dapat memicu sejumlah penyakit yang tidak dianggap remeh. Dan mengonsumsi makanan atau minuman yang mengandung nitrat akan meningkatkan risiko menderita kanker.
 
Makanan yang dihasilkan dengan proses penanaman yang organik memiliki tingkat nitrat yang cenderung rendah, sehingga sangat aman dikonsumsi setiap harinya.
 
3. Lebih Segar
 
Makanan organik sering kali lebih segar karena tidak mengandung bahan pengawet. Produk organik terkadang diproduksi di pertanian kecil yang lebih dekat dengan tempat penjualannya, sehingga kesegarannya masih terjaga.
 
Berbeda dengan buah atau sayur non organik yang dapat lebih tahan lama, buah dan sayur organik memiliki ketahanan yang rendah namun kualitas yang lebih baik.
 
4. Kaya Antioksidan dan Vitamin
 
Buah dan tanaman yang ditanam secara organik kaya akan antioksidan, senyawa antioksidan yang bisa ditemukan, yakni flavonoid dan karotenoid.
 
Buah-buahan dan sayur organik memiliki kadar antioksidan sekitar 20%-40% lebih tinggi. Karena tanaman membuat senyawa antioksidan untuk melindungi diri saat menghadapi tantangan seperti serangga atau penyakit.
 
5. Baik bagi Lingkungan
 
Praktik pertanian organik dapat mengurangi polusi, menghemat air, mengurangi erosi tanah, meningkatkan kesuburan tanah, dan menggunakan lebih sedikit energi.
 
Bertani tanpa pestisida sintetis juga lebih baik bagi burung dan hewan di sekitarnya serta orang-orang yang tinggal dekat dengan lahan pertanian.
 
6. Bebas dari Rekayasa Genetika
 
Genetically Modified Organisms (GMOs) atau makanan rekayasa genetika adalah tanaman yang DNA-nya telah diubah dengan cara melakukan persilangan tradisional, dengan tujuan agar tahan terhadap pestisida atau menghasilkan insektisida.
 
Tanaman yang mengalami rekayasa genetika mengandung zat beracun yang dapat menyebabkan reaksi alergi bagi yang mengonsumsinya.
 
7. Mengatasi Eksim
 
Bagi anak-anak yang rutin mengonsumsi makanan organik akan mengalami penurunan risiko terhadap eksim pada kulit. Sebab, kandungan dalam buah-buahan dan sayur organik yang bebas dari pestisida dapat menjaga kesehatan kulit.
 
Sebagian besar dari setiap orang memiliki akumulasi penumpukan paparan pestisida di tubuh karena telah mengonsumsi makanan non organik bertahun-tahun.
 
Setelah mengetahui beragam manfaat serta kelebihan sayur organik, apakah Moms tertarik untuk mulai beralih mengonsumsinya?
 
Meskipun harganya cenderung mahal, tapi manfaatnya cukup besar. Bahkan, bukan hanya untuk kesehatan, tapi juga untuk lingkungan.
 
Penulis : Asep Supriyanto
Editor.   : Khaerul Umam
 

Komentar

You must login to comment...