1. Pilih Biji Yang Bagus
Langkah pertama, sebelum menanam rambutan dari biji, Anda bisa membeli buah rambutan yang sudah matang sempurna dengan daging yang besar.
Kemudian, rendam biji dengan larutan asal klorida atau asam sulfat yang konsentrasinya 25%. Anda bisa mencampurkannya dengan perbandingan 1:2 selama 20 menit. Barulah bilas biji agar jamur tidak tumbuh.
2. Semai Benih Rambutan
Langkah selanjutnya, lakukan penyemaian benih di tanah yang sudah digemburkan. Untuk kedalamannya 20 cm sampai 30 cm.
Jika menanam biji lebih dari satu, paling tidak berjarak 15 cm x 15 cm. Kemudian, pasang pelindung di bagian atas tanaman dengan posisi miring ke timur agar penyiramannya mudah.
3. Penanaman
Selanjutnya, anda bisa memilih kecambah yang tumbuhnya paling subur, lalu siapkan bedeng pembibitan dengan ukuran 30 cm x 40 cm.
Kecambah rambutan tersebut tanam dan di hari ke-3 sampai satu minggu pertama, bisa dilindungi dengan atap agar terhindar dari sinar matahari secara langsung dan tidak terkena air hujan.
Anda bisa menerapkan langkah-langkah di atas agar bisa menanam biji rambutan dengan tepat dan bisa tumbuh optimal.
Langkah selanjutnya, tinggal dilakukan perawatan, mulai mencukupi kebutuhan air, bersihkan area pohon, hingga sterilkan dari hama, hingga pohon rambutan Andan berbuah dan menunggu masa panen.
Penulis : Asep Supriyanto
Editor. : Khaerul Umam