Langsung ke berita
Sabtu, 24 Oktober 2026
Tentang KamiRedaksi
Pusat Berita Terpercaya
Nasional

Indonesia Perkuat Komunikasi dengan Malaysia soal Kabut Asap Karhutla

5 jam yang lalu
"Ilustrasi" Kabut asap Karhutla. (Foto: iStockPhoto)

Radarsuara.com - Pemerintah Indonesia menekankan pentingnya koordinasi dan komunikasi antarnegara ASEAN untuk mengatasi kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang menyebar ke sejumlah negara. Upaya tersebut dilakukan melalui komunikasi bilateral dengan negara tetangga serta mekanisme kerja sama regional.

Juru Bicara Kementerian Luar Negeri RI Vahd Nabyl A. Mulachela mengatakan Indonesia terus menjaga komunikasi intensif dengan negara-negara tetangga, termasuk Malaysia, untuk menangani dampak kabut asap lintas batas.

“Indonesia serius menyikapinya, mengingat hal ini adalah upaya yang harus dilakukan secara terkoordinasi karena dampaknya tidak bisa diselesaikan oleh satu negara atau satu instansi semata,” kata Nabyl dikutip Sabtu, 24 Oktober 2026.

Ia menambahkan, koordinasi diperlukan agar penanganan kabut asap dapat dilakukan secara bersama. Menurutnya, ASEAN telah memiliki mekanisme untuk menangani dampak karhutla, salah satunya melalui Kesepakatan ASEAN tentang Polusi Kabut Asap Lintas Batas atau ASEAN Agreement on Transboundary Haze Pollution (AATHP).

Nabyl mengatakan Indonesia akan terus mengupayakan penyelesaian persoalan karhutla dan dampaknya sesegera mungkin melalui kerja sama dan dialog. Pemerintah juga akan mempertimbangkan tawaran kerja sama dari negara mitra dengan menyesuaikan kondisi di lapangan.

Isu kabut asap lintas batas turut menjadi perhatian Malaysia. Negara tersebut berencana mengangkat persoalan itu dalam pertemuan para menteri luar negeri ASEAN menjelang Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) ke-49 ASEAN di Manila pada November 2026.

Menteri Luar Negeri Malaysia Mohamad Hasan pada 12 Oktober mengatakan persoalan kabut asap membutuhkan perhatian khusus karena dinilai belum tercakup dalam mekanisme ASEAN yang menangani bencana alam.

“Ini akan menjadi salah satu isu yang akan saya angkat secara pribadi dalam pertemuan dengan rekan-rekan sejawat saya," kata Mohamad, yang akrab disapa Tok Mat.

Sementara itu, Malaysia menyatakan akan terus memanfaatkan jalur diplomatik dan mekanisme ASEAN untuk menangani persoalan kabut asap lintas batas dengan Indonesia. Langkah tersebut diharapkan dapat memperkuat upaya regional dalam menghadapi dampak karhutla yang melampaui batas negara.

Editor: Mahipal

Komentar

You must login to comment...