Nasional

Wamendikti Stella Dorong Perguruan Tinggi Beralih ke Research University

Thursday, 20 November 2025 08:00 WIB
Wakil Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Wamendiktisaintek), Stella Christie. (Foto: Instagram @prof.stellachristie)

Radarsuara.com - Wakil Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Wamendiktisaintek), Stella Christie menegaskan pentingnya Indonesia mempercepat transformasi perguruan tinggi menuju research university. 

Ia menyebut model kampus yang hanya berfokus pada pengajaran tidak lagi memadai untuk negara yang ingin menguatkan daya saing ekonomi berbasis sains.

Dalam Antara Business Forum, Rabu (12/11), Stella menyoroti bahwa pola lama teaching university sudah tidak relevan. 

“Di negara-negara yang berkembang sangat cepat, model universitas bukan hanya untuk mengajar. Bukan teaching university, tetapi research university. Tujuan utamanya: inovasi,” ujar Stella dikutip dari Antara.

Stella menampilkan sejumlah contoh negara yang berhasil menanjak setelah mengadopsi model universitas berbasis riset. 

Jerman yang memulai reformasi pendidikan tinggi pada 1810-an mulai menuai hasil pada kemenangan Perang Prusia 1870-an.

Amerika Serikat yang bergerak pada 1940-an menjadi unggul saat Perang Dingin 1989, sementara China yang melakukan transformasi sejak 1980-an kini muncul sebagai pusat teknologi global pada era 2020-an. 

“Ini bukan opini, ini data. Transformasinya dimulai puluhan tahun sebelumnya. Hasilnya bisa kita lihat,” tegasnya.

Ia menambahkan bahwa klaster teknologi di China kini berkontribusi 13,4 persen terhadap PDB, menunjukkan hubungan langsung antara riset dan kekuatan ekonomi. 

Temuan serupa muncul dalam penelitian Fryman dan Balina (2016) yang mencatat dampak riset terhadap pertumbuhan ekonomi: 0,2 persen peningkatan PDB jangka pendek dan 0,9 persen dalam jangka panjang. 

“Kalau kita ingin mencapai pertumbuhan ekonomi 8 persen, maka riset harus jadi perhatian utama. Angkanya sudah membuktikan,” kata Stella.

Pemerintah, lanjutnya, telah meningkatkan pendanaan riset secara signifikan. Anggarannya naik 218 persen, dari Rp1,47 triliun pada pemerintahan sebelumnya menjadi Rp3,2 triliun saat ini. 

Stella mengajak perguruan tinggi, industri, pemerintah, dan lembaga penelitian untuk bekerja bersama membangun ekosistem inovasi nasional yang lebih solid.

Menurutnya, kolaborasi seluruh pemangku kepentingan menjadi faktor penting untuk memastikan hasil riset dapat diterjemahkan menjadi inovasi nyata yang berpengaruh pada perekonomian.

Editor: Mahipal

Komentar

You must login to comment...