Wujudkan Swasembada Pangan Nasional, Kementan Perkuat Brigade Pangan Provinsi Kaltim
Tuesday, 09 September 2025 21:05 WIB
Wujudkan Swasembada Pangan Nasional, Kementan Perkuat Brigade Pangan Provinsi Kaltim (Foto: Dok. Kementan)
Radarsuara.com - Dalam rangka memperkuat ketahanan pangan nasional, Kementerian Pertanian (Kementan) melalui Pusat Pendidikan Pertanian, Badan Penyuluhan dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Pertanian (BPPSDMP) menggelar rapat koordinasi di Balai Penyuluhan Pertanian Tenggarong pada Rabu, 3 September 2025, dengan fokus pada wilayah Kabupaten Kutai Kartanegara dan Kota Samarinda.
Kegiatan ini bertujuan mempercepat penanaman Musim Tanam (MT) III guna meningkatkan intensitas dan produktivitas pertanaman padi melalui penerapan teknologi modern.
Menteri Pertanian (Mentan), Andi Amran Sulaiman mengatakan, melalui Brigade Pangan, Kementan berupaya untuk memperkuat ketahanan pangan nasional dan mewujudkan swasembada pangan dengan meningkatkan produktivitas pertanian melalui penerapan teknologi modern dan melibatkan generasi muda.
"Brigade Pangan akan menjadi garda terdepan dalam mengelola dan mengoptimalkan lahan pertanian secara modern, profesional dan terampil”, ujar Mentan.
Senada dengan Mentan, Kepala BPPSDMP Kementan, Idha Widi Arsanti menekankan pentingnya konsistensi dan sinergi dalam pengawalan program ini. “Brigade Pangan adalah ujung tombak lapangan. Oleh karena itu, data harus sinkron, strategi harus jelas, dan pengawalan harus berkelanjutan agar produktivitas benar-benar meningkat,” ungkapnya.
Rapat ini diharapkan menjadi momentum sinkronisasi data dan aksi konkret untuk meningkatkan produktivitas, sehingga kontribusi Kalimantan Timur (Kaltim) terhadap ketahanan pangan nasional semakin kuat.
Rapat ini dihadiri oleh Kepala Dinas Pertanian dan Peternakan Kabupaten Kutai Kartanegara, Sekretaris Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kota Samarinda, PJ Swsembada Pangan Provinsi Kalimantan Timur - Direktorat Jenderal Hortikultura, Liaison Officer (LO) Brigade Pangan wilayah Kabupaten Kutai Kartanegara dan Kota Samarinda, perwakilan Brigade Pangan, serta penyuluh pendamping.
Agenda rapat mencakup verifikasi data progres Brigade Pangan untuk MT III, pemaparan realisasi Luas Tambah Tanam (LTT) dan progres program swasembada, serta diskusi mendalam mengenai koordinasi operasionalisasi Brigade Pangan. Pembahasan juga meliputi konsolidasi lahan, kebutuhan alat dan mesin pertanian (alsintan), Calon Petani Calon Lokasi (CPCL) benih, jadwal tanam, dan pendalaman operasional Brigade Pangan.
Berdasarkan data yang dipresentasikan, realisasi LTT Provinsi Kalimantan Timur per 31 Agustus 2025 menunjukkan kemajuan signifikan. Total luas lahan MoU mencapai lebih dari 2.775 hektare (Ha), dengan fokus pada optimalisasi panen dan penanaman baru untuk mendukung ketahanan pangan regional.
Secara keseluruhan dari 12 Brigade Pangan di Kabupaten Kutai Kartanegara dan 2 Brigade Pangan di Kota Samarinda, proyeksi luas panen pada September hingga Desember 2025 diperkirakan mencapai 1.994,25 Ha. Sementara itu, rencana tanam untuk September-Oktober ditargetkan sebesar 1.135,5 Ha.
Kepala Pusat Pendidikan Pertanian sekaligus LO Brigade Pangan Provinsi Kalimantan Timur, Muhammad Amin menegaskan bahwa penguatan peran Brigade Pangan pada MT III menjadi momentum penting untuk mempercepat capaian swasembada.
“Operasionalisasi Brigade Pangan di MT III ini harus dipastikan berjalan efektif. Dengan pengawalan yang tepat, produktivitas dapat meningkat dan target tanam bisa tercapai sesuai jadwal,” ujarnya.
Rapat ditutup dengan kesepakatan untuk terus memantau progres melalui koordinasi rutin dengan harapan realisasi tanam OPLAH di setiap Brigade Pangan di kedua wilayah dapat mencapai target optimal. Kegiatan ini sejalan dengan kebijakan nasional untuk memperkuat sektor pertanian di tengah tantangan iklim dan ekonomi global. (*/Adv)
Komentar
You must login to comment...Be the first comment...
Telah diverifikasi oleh Dewan Pers
Sertifikat Nomor
1134/DP-Verifikasi/K/X/2023