Sukseskan Swasembada Pangan, Kementan Optimalkan LTT dengan Aplikasi E-Pusluh
Thursday, 27 March 2025 16:46 WIB
Sukseskan Swasembada Pangan, Kementan Optimalkan LTT dengan Aplikasi E-Pusluh (Foto: Dok. Kementan)
Radarsuara.com - Kementerian Pertanian (Kementan) terus menggenjot program Luas Tambah Tanam (LTT) sebagai upaya untuk meningkatkan produktivitas pertanian dan mewujudkan swasembada pangan di Indonesia.
Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman menegaskan pentingnya peran Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL) dalam mendukung keberhasilan program ini. Penyuluh diharapkan dapat menjadi garda terdepan dalam memberikan pendampingan kepada petani.
Mentan Amran menjelaskan bahwa para penyuluh memiliki peran strategis dalam memberikan edukasi dan bimbingan teknis kepada petani.
Mereka juga bertugas membantu petani dalam mengadopsi teknologi pertanian yang efisien dan ramah lingkungan. Untuk memudahkan pelaporan dan memantau perkembangan LTT, Kementan memperkenalkan sistem pelaporan berbasis teknologi melalui aplikasi E-Pusluh.
Idha Widi Arsanti, Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Pertanian (BPPSDMP), mengungkapkan bahwa keberhasilan program LTT membutuhkan sinergi antara semua pihak, baik di tingkat pusat maupun daerah.
Pusat Penyuluhan Pertanian (Pusluhtan) menggelar rapat koordinasi pada 26 Maret 2025, untuk membahas berbagai langkah optimalisasi pelaporan, koordinasi, dan pendampingan teknis.
Melalui aplikasi E-Pusluh, para penyuluh diwajibkan untuk melaporkan perkembangan harian terkait LTT, yang harus disampaikan maksimal pukul 13.00 WIB.
Koordinator Balai Penyuluhan Pertanian (BPP) bertanggung jawab untuk memverifikasi laporan hingga pukul 14.00 WIB. Evaluasi capaian program dilakukan setiap bulan untuk meningkatkan akurasi dan efektivitas pelaporan.
Selain itu, para penyuluh juga bertugas mendampingi petani dalam hal identifikasi lokasi, luas tanam, serta pengelolaan sarana produksi seperti benih, pupuk, dan pengendalian hama.
Pemerintah juga menekankan pentingnya optimalisasi lahan rawa dan program sawah baru sebagai strategi untuk meningkatkan produksi padi. (*/Adv)
Komentar
You must login to comment...Be the first comment...
Telah diverifikasi oleh Dewan Pers
Sertifikat Nomor
1134/DP-Verifikasi/K/X/2023