Nilai Tukar Petani di NTB Naik 122,27 per November 2024
Tuesday, 03 December 2024 11:39 WIB
"Ilustrasi" Nilai Tukar Petani di Nusa Tenggara Barat meningkat sampai 122,27 per November 2024. (Foto: pixabay.com)
Radarsuara.com - Nilai Tukar Petani (NTP) di Nusa Tenggara Barat (NTB) mencatat peningkatan signifikan pada November 2024, mencapai 122,27 poin atau naik 1,46 persen dibandingkan bulan sebelumnya yang berada di angka 120,52.
Hal itu disampaikan Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) NTB, Wahyudin dalam keterangannya di Mataram, pada Senin, 2 Desember 2024.
"Secara umum Nilai Tukar Petani di Nusa Tenggara Barat terjadi peningkatan dibandingkan Oktober 2024 dengan nilai tukar petani 120,52," jelas Wahyudin.
NTP merupakan indikator penting untuk mengukur daya beli petani di pedesaan serta perbandingan antara harga produk pertanian dengan harga barang dan jasa yang dikonsumsi maupun digunakan untuk produksi.
Nilai di atas 100 menunjukkan bahwa aktivitas pertanian masih memberikan keuntungan bagi petani.
Menurut Wahyudin, kenaikan ini dipicu oleh meningkatnya indeks harga yang diterima petani sebesar 2,05 persen, yang lebih tinggi dari kenaikan indeks harga yang dibayar petani sebesar 0,59 persen.
Komoditas utama yang menyumbang kenaikan indeks harga terima petani meliputi bawang merah, gabah, tembakau, tomat, dan ayam ras pedaging.
Sementara itu, komoditas yang berkontribusi terhadap indeks harga bayar petani adalah bawang merah, tomat sayur, tongkol, jeruk, dan kacang panjang.
Tiga subsektor menunjukkan pertumbuhan positif, yaitu subsektor hortikultura yang naik 13,84 persen dari 139,89 poin pada Oktober menjadi 159,25 poin pada November.
Selain itu, subsektor tanaman perkebunan rakyat naik 2,74 persen, dan subsektor perikanan meningkat 0,86 persen.
BPS juga mencatat adanya kenaikan Indeks Konsumsi Rumah Tangga (IKRT) di NTB sebesar 0,84 persen. Kenaikan ini dipengaruhi oleh meningkatnya indeks kelompok pengeluaran pada makanan, minuman, tembakau, pakaian, perumahan, hingga perawatan pribadi.
"Nilai tukar usaha rumah tangga pertanian Nusa Tenggara Barat pada November 2024 sebesar 123,88 atau naik 1,94 persen dibandingkan bulan sebelumnya," pungkas Wahyudin.
Editor: Mahipal
Komentar
You must login to comment...Be the first comment...
Telah diverifikasi oleh Dewan Pers
Sertifikat Nomor
1134/DP-Verifikasi/K/X/2023