Pertanian dan Peternakan

Petani Tembakau di Blora Sampaikan Keluhan, Minta Pemerintah Turun Tangan

Wednesday, 11 September 2024 09:37 WIB
Petani tembakau di Kabupaten Blora sampaikan keluhan (Dok: blorakab.go.id)

Radarsuara.com - Petani tembakau di Kecamatan Bogorejo, Kabupaten Blora, menyampaikan sejumlah keluhan kepada Bupati Blora, Arief Rohman, terkait keterbatasan alat yang mereka hadapi dalam mengolah lahan. Keluhan ini muncul dalam sebuah acara pelatihan pasca panen tembakau yang diadakan di Desa Sarirejo.

Acara tersebut digelar oleh Dinas Pangan, Pertanian, Peternakan, dan Perikanan (DP4) Kabupaten Blora, dan dihadiri oleh seluruh kelompok tani tembakau se-Kecamatan Bogorejo.

Salah satu petani, Waluyo dari Gapoktan Ngudi Makmur, Desa Gembol, menyampaikan harapannya agar pemerintah menyediakan traktor untuk membantu proses penggarapan lahan tembakau. Menurutnya, penanaman tembakau sangat bergantung pada ketepatan waktu. 

"Saya harap ada bantuan traktor Pak. Karena tembakau itu harus tepat waktu, dan kemarin itu yang tanam terakhir sudah agak terlambat, sehingga kekurangan air dan hasilnya kurang maksimal,” ungkap Waluyo dikutip pada Rabu, 11 September 2024.

Selain Waluyo, Sugianto, petani dari Desa Sarirejo, juga mengusulkan bantuan sumur dan cultivator untuk mempercepat proses pengolahan tanah dan irigasi lahan tembakau. 

Dia berharap agar pemerintah dapat segera turun tangan membantu para petani tembakau yang ada di wilayah mereka. 

“Saya dari perwakilan Gapoktan, mohon bantuannya agar bisa membantu para petani tembakau yang ada di sini,” ujar Sugianto.

Menanggapi berbagai keluhan ini, Bupati Arief Rohman menyatakan bahwa pihaknya akan segera berkoordinasi dengan pemerintah pusat dan provinsi untuk memenuhi kebutuhan para petani. 

“Segera dibuat suratnya dan saya tanda tangan. Dari hasil serap aspirasi bapak-bapak ini kita punya pemetaan akhirnya. Yang mendesak dibutuhkan di pekerjaan ini, saya kira dengan kelompok-kelompok yang desa lain hampir sama,” jelas Bupati Arief.

Bupati juga menegaskan pentingnya peran Blora sebagai salah satu lumbung pangan utama di Jawa Tengah, dengan produksi unggulan seperti beras, jagung, dan tembakau. 

Pemerintah Blora berkomitmen untuk terus mendukung para petani agar dapat meningkatkan kesejahteraan mereka. “Kami sadar bahwa keterlibatan pemerintah harus hadir mendampingi para petani,” tambahnya.

Selain itu, Bupati Arief mendorong para petani untuk terus berinovasi dalam menanam tembakau. 

Menurutnya, tembakau memiliki potensi besar untuk meningkatkan pendapatan petani, meskipun prosesnya tidak semudah menanam padi atau jagung. Namun, dengan ketekunan dan kesediaan untuk belajar, ia yakin hasil yang maksimal bisa dicapai. 

“Tembakau merupakan salah satu komoditas yang berpotensi besar untuk meningkatkan pendapatan dan kesejahteraan petani,” ujar Bupati.

Editor: Mahipal

Komentar

You must login to comment...