Pertanian dan Peternakan

Bupati Blora Bidik Peningkatan Ekonomi Daerah Lewat Sektor Pertanian dan Peternakan

Sunday, 11 August 2024 11:39 WIB
Bupati Arief Rohman ingin kembangkan sektor peternakan sapi dan pertanian di Blora. (Dok: blorakab.go.id)

Radarsuara.com - Bupati Blora, Arief Rohman, berkomitmen untuk mengembangkan sektor peternakan sapi dan pertanian di wilayahnya dengan menggandeng PT Lembu Setia Abadi Jaya (LSAJ) dan PT Wilmar Padi. 

Blora, yang merupakan wilayah dengan populasi sapi terbesar di Jawa Tengah dan kedua terbesar di Indonesia, sedang mempersiapkan diri untuk mendukung program ketahanan pangan nasional yang dicanangkan oleh pemerintah pusat.

Dalam upaya pengembangan ini, Bupati Arief menjelaskan bahwa PT LSAJ akan berperan sebagai 'Bapak Angkat' untuk sektor peternakan di Blora. 

"Dengan menggandeng bapak angkat ini, potensi peternakan di Blora yang begitu besar dapat dibina agar semakin banyak peternak sapi yang berkelompok. PT LSAJ akan membina para peternak di Blora agar bisa lebih modern," ujar Bupati Arief saat menghadiri Sosialisasi KUR Peternakan dan Kemitraan Farmer Engagement Program PT Wilmar Padi Indonesia, dikutip pada Minggu, 11 Agustus 2024.

Ia juga menambahkan bahwa pembinaan ini akan mencakup pengetahuan tentang pakan dan target pertumbuhan sapi. 

"Selama ini sapi hanya asal dipelihara, tapi ke depan harus jelas target pertumbuhan harian. Pengetahuan soal pakan dan lainnya juga akan didampingi," tambahnya.

Bupati Arief juga menyebutkan bahwa Presiden Jokowi, melalui Menteri Pertanian dan Presiden terpilih, sangat menaruh perhatian pada sektor pertanian dan peternakan untuk mendukung ketahanan pangan nasional, termasuk melalui program KUR Peternakan sapi yang akan menyasar peternak di Kabupaten Blora.

Dalam kesempatan yang sama, Arie Triyono dari PT LSAJ mengungkapkan kesiapan perusahaan untuk menyediakan hingga 20 ribu ekor sapi dalam program KUR, dengan kemungkinan peningkatan hingga 30 ribu ekor jika dibutuhkan. 

"Tolong Pak Kades dan Pak Lurah, kalau nanti 20 ribu ekor kurang, bisa kita tambah jadi 30 ribu, sepanjang Bupati dan Kades komitmen membentuk kelompok tani. Satu kelompok minimal 25 orang, dan satu orangnya bisa dapat lima ekor sapi," jelas Arie.

Untuk mendukung program ini, PT LSAJ juga berencana membangun pabrik di wilayah Blora, termasuk untuk memastikan ketersediaan pakan sapi. 

Arie meminta pihak perbankan untuk siap mendukung program KUR, mengingat ini adalah program pemerintah. 

"Saya minta perbankan untuk siap-siap hadir, KUR itu hukumnya wajib, dan saya jamin KUR akan cair selagi persyaratan terpenuhi," tambahnya.

Sementara itu, Bupati Arief juga berharap agar kemitraan dengan PT Wilmar Padi dapat melibatkan lebih banyak petani dan kelompok tani di Blora. 

"Kita undang Wilmar karena saya dapat informasi bahwa Wilmar punya binaan 100 hektar. Kita ingin ini dikembangkan lagi, dan lahan bengkok desa bisa jadi percontohan. Jika Kades sudah memberi contoh, akan lebih mudah mengajak warga," jelas Bupati Arief.

Ke depan, Bupati berharap bahwa binaan PT Wilmar Padi di Blora bisa berkembang lebih luas dari 100 hektar yang ada saat ini, sehingga dapat memberikan dampak yang lebih besar bagi ketahanan pangan dan kesejahteraan petani di daerah tersebut.

Penulis: Mahipal

Komentar

You must login to comment...