Pompanisasi Lahan Pertanian Menggunakan Bahan Bakar Gas Lebih Hemat 75 Persen daripada Bensin
Friday, 09 August 2024 13:13 WIB
"Ilustrasi" Pompanisasi menggunakan bahan bakar gas lebih hemat sampai 75 persem dibanding bahan bakar bensin. (Foto: Pixabay.com/vietnguyenbui)
Radarsuara.com - Pompanisasi menjadi metode utama di Indonesia dalam mengatasi ancaman gagal panen karena kekurangan air. Pemerintah pusat hingga daerah gencar menerapkan metode ini guna menjaga ketahanan pangan.
Pompanisasi umumnya menggunakan bahan bakar bensin untuk menyalakan mesin agar alat pertanian itu dapat berfungsi.
Akan tetapi baru-baru ini fakta menarik terungkap bahwa bahan bakar gas lebih efisien dibanding bensin, karena bisa menghemat biaya hingga 75 persen.
Hal tersebut diketahui setelah Pj Gubernur Jawa Barat, Bey Machmudin melakukan kunjungan ke Kabupaten Bogor, ia bertemu langsung dengan para petani di sana.
"Tempo hari saya berkunjung ke Desa Tegal Panjang, Kecamatan Cariu, Kabupaten Bogor untuk melihat panen," ucap Machmudin dikutip pada Jum'at, 9 Agustus 2024.
Saat turun langsung ke lapangan, Pj Gubernur Bey Machmudin menemukan fakta bahwa penggunaan bahan bakar gas untuk pompanisasi lebih hemat dibanding bensin.
Biasanya, pompanisasi dengan bahan bakar bensin memerlukan biaya sebesar 100 ribu sampai 150 ribu rupiah.
Sedangkan pompanisasi dengan bahan bakar gas hanya memerlukan pengeluaran biaya sebesar 25 ribu rupiah.
"Hal menarik yang saya dapatkan, penggunaan bahan bakar gas untuk pompa ini terbukti jauh lebih efisien dibandingkan bensin. Penghematan biaya produksi signifikan dari Rp 100 ribu hingga Rp 150 ribu per hari menggunakan bensin menjadi hanya Rp 25 ribu per hari dengan BBG," jelasnya.
Artinya, penggunaan bahan bakar gas untuk pompanisasi lebih efesien, bahkan bisa menghemat pengeluaran biaya sekitar 75 persen, dari 100 ribu menjadi 25 ribu rupiah saja.
Penulis: Mahipal
Komentar
You must login to comment...Be the first comment...
Telah diverifikasi oleh Dewan Pers
Sertifikat Nomor
1134/DP-Verifikasi/K/X/2023