Bertekad Kembangkan Sektor Peternakan, Pj Gubernur Lampung Mengeluh Kekurangan Jumlah Dokter Hewan
Monday, 05 August 2024 19:56 WIB
Pejabat Gubernur Lampung, Samsudin. (Foto: Instagram @samsudinofc).
Radarsuara.com - Penjabat (Pj) Gubernur Lampung, Samsudin, menghadiri pelantikan pengurus Perhimpunan Dokter Hewan Indonesia (PDHI) cabang Lampung periode 2024-2028. Dalam acara tersebut, Samsudin mengucapkan selamat kepada pengurus baru PDHI dan berharap mereka dapat memberikan dukungan yang sinergis dengan program Pemerintah Provinsi Lampung.
"Sehingga ke depan PDHI dapat memberikan dukungan yang positif dan bersinergi dengan program dan kegiatan yang dijalankan oleh Pemerintah Provinsi Lampung,” ujarnya dikutip pada Senin, 5 Agustus 2024.
Provinsi Lampung dikenal sebagai salah satu pusat peternakan nasional. Berdasarkan hasil Sensus Pertanian 2023, populasi sapi dan kerbau di Lampung mencapai 775.027 ekor, menjadikannya peringkat kelima nasional dan pertama di Sumatera.
Populasi kambing di Lampung pada tahun 2022 mencapai 1.623.358 ekor, menempatkannya pada peringkat ketiga nasional dan pertama di Sumatera. Selain itu, populasi ayam ras pedaging di Lampung mencapai 91.688.088 ekor pada tahun 2022, menempatkannya di peringkat kedelapan nasional dan ketiga di Sumatera. Populasi ayam ras petelur di Lampung mencapai 14.257.053 ekor, menempatkannya di peringkat kedelapan nasional dan ketiga di Sumatera.
"Dengan potensi tersebut, selama ini Provinsi Lampung dapat berkontribusi dengan mengirimkan ternak untuk kebutuhan pangan asal hewan ke Jabodetabek dan provinsi lain di Pulau Sumatera,” kata Samsudin.
Samsudin juga menyebutkan bahwa kontribusi subsektor peternakan terhadap Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) Provinsi Lampung terus meningkat dari tahun 2019 hingga 2022, dengan persentase masing-masing sebesar 4,40, 4,48, 4,62, dan 4,72 persen.
Melihat besarnya potensi peternakan di Lampung serta posisinya sebagai pintu gerbang Pulau Sumatera, kerentanan terhadap penyebaran penyakit hewan menular strategis juga tinggi.
Samsudin menekankan pentingnya jumlah tenaga dokter hewan yang memadai dan berketerampilan tinggi untuk menjawab tantangan dalam pembangunan peternakan dan kesehatan hewan di Lampung.
Saat ini, Lampung memiliki 128 tenaga dokter hewan yang tersebar di 15 kabupaten/kota. Namun, beberapa wilayah seperti Kabupaten Tulang Bawang, Pesisir Barat, Kabupaten Way Kanan, dan Lampung Barat masih kekurangan Pejabat Otoritas Veteriner (POV).
"Hal ini menunjukkan tenaga dokter hewan di pemerintahan masih sangat kurang. Saya berharap kepada Dokter Hewan supaya bisa ikut serta ke dalam banyak program dan kegiatan seputar menambah ilmu pengetahuan terkait kesehatan hewan,” ungkapnya.
Samsudin juga berharap para dokter hewan dapat berkontribusi dalam bidang-bidang krusial seperti membangun konsep One Health yang fokus pada penanggulangan penyakit menular zoonotik dan non-zoonotik.
Penulis: Mahipal
Komentar
You must login to comment...Be the first comment...
Telah diverifikasi oleh Dewan Pers
Sertifikat Nomor
1134/DP-Verifikasi/K/X/2023