Jadi Tuan Rumah Gebyar Perbenihan Tanaman Pangan IX, Pemprov Jabar Dorong Inovasi Masalah Pangan
Sunday, 28 July 2024 09:25 WIB
"Ilustrasi" Pemprov Jawa Barat dorong inovasi masalah pangan. (Foto: pixabay.com/chienba)
Radarsuara.com - Provinsi Jawa Barat menjadi tuan rumah Gebyar Perbenihan Tanaman Pangan ke-IX dari 27 hingga 30 Juli 2024. Acara ini dibuka oleh Pejabat (Pj) Gubernur Jawa Barat, Bey Machmudin, bersama Wakil Menteri Pertanian RI, Sudaryono, di Gedung Budaya Sabilulungan, Kabupaten Bandung.
Acara ini akan menampilkan berbagai kegiatan seperti Gelar Teknologi Benih Tanaman Pangan, Sarasehan Perbenihan, Pameran Produk Pertanian, Klinik Konsultasi Perbenihan, Job Fair Industri Benih, dan berbagai perlombaan.
Berbagai varietas tanaman pangan, seperti padi, jagung, umbi-umbian, dan sayuran yang tahan terhadap hama, penyakit, dan kondisi lingkungan tertentu akan dipamerkan.
Menurut Wakil Menteri Pertanian Sudaryono, acara ini dapat menjadi solusi atas permasalahan di sektor pertanian.
"Perbenihan tanaman ini sendiri banyak varian sehingga petani punya banyak pilihan tentunya disesuaikan dengan kontur, lokasi, iklim, tanah, ketinggian, dan lainnya," ujar Sudaryono dikutip pada Minggu, 28 Juli 2024.
Bey Machmudin juga menambahkan bahwa benih yang diperkenalkan, seperti padi, jagung, dan kacang-kacangan, merupakan inovasi yang bertujuan untuk mengatasi permasalahan pangan di Indonesia.
"Semua sektor dinas, para gubernur termasuk kementerian pertanian, melakukan penyuluhan kepada para petaninya. Mulai menanam dengan jenis yang bagus dan seterusnya," tambah Sudaryono.
Acara ini bertujuan untuk menjaga dan menyediakan pangan yang cukup, serta mendukung upaya swasembada pangan nasional. Bey mengapresiasi kontribusi semua pihak dalam sektor pertanian, dengan tema "Mewujudkan Kemandirian Benih Tanaman Pangan untuk Kedaulatan Pangan Menuju Indonesia Emas 2045,".
Acara ini juga menawarkan berbagai inovasi dalam perbenihan yang siap mendukung petani lokal meningkatkan produktivitas dan ketahanan pangan nasional.
Penulis: Mahipal
Komentar
You must login to comment...Be the first comment...
Telah diverifikasi oleh Dewan Pers
Sertifikat Nomor
1134/DP-Verifikasi/K/X/2023