Pertanian dan Peternakan

DPR RI Ajak Parlemen Se-ASEAN untuk Fokus Perjuangkan Isu Pertanian

Thursday, 25 July 2024 12:05 WIB
Ketua Badan Kerja Sama Antar-Parlemen (BKSAP) DPR RI, Fadli Zon. (Foto: Instagram @fadlizon)

Radarsuara.com - Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI) mengajak parlemen seluruh anggota parlemen di negara-nagara ASEAN untuk fokus dalam memperjuangkan isu pertanian.

Ajakan itu disampaikan oleh Ketua Badan Kerja Sama Antar-Parlemen (BKSAP) DPR RI, Fadli Zon, Dalam Pertemuan AIPA bersama Badan Pangan Dunia (FAO) dan IISD, ia menekankan pentingnya peran parlemen dalam mengarahkan investasi bertanggung jawab di sektor pangan, pertanian, dan kehutanan, sesuai dengan panduan ASEAN-RAI. 

Sebagai Ketua Umum Himpunan Kerukunan Tani Indonesia (HKTI), Fadli menyoroti bahwa kesejahteraan petani masih jauh dari optimal, dengan data BPS menunjukkan penghasilan petani kecil hanya mencapai Rp 5,23 juta per tahun, dibandingkan dengan Rp 22,9 juta per tahun bagi petani lainnya.

Fadli juga mencatat penurunan produksi tani yang berkelanjutan, serta penurunan kontribusi sektor kehutanan, pertanian, dan perikanan terhadap PDB sebesar 3,54 persen year-on-year pada kuartal pertama 2024. 

Di tengah meningkatnya kebutuhan pangan bagi 280 juta penduduk Indonesia, ia menekankan bahwa perubahan iklim yang mempengaruhi cuaca ekstrem dan pasokan air menjadi tantangan besar bagi sektor pertanian.

Pada awal tahun ini, Fadli telah membahas sejumlah catatan penting untuk meningkatkan kesejahteraan petani, pekebun, dan peternak, dengan tujuan meningkatkan keuntungan mereka hingga 30 persen. 

Nilai Tukar Petani yang saat ini berada di angka 112,46 pada tahun 2023 perlu ditingkatkan, dengan menyediakan akses yang lebih baik terhadap pupuk, bibit, dan pakan ternak.

Selain itu, Fadli mengusulkan perlunya undang-undang omnibus untuk sektor pertanian, mengingat regulasi yang ada saat ini sangat beragam. 

Ia juga menyarankan penguatan fungsi Kementerian Pertanian dengan menggabungkan urusan terkait dari berbagai Kementerian dan Lembaga. "Urusan pertanian harus menjadi prioritas di daerah sebagai langkah afirmasi untuk sektor ini," ujar Fadli Zon dikutip pada Kamis, 25 Juli 2024.

Fadli juga menekankan pentingnya regenerasi petani dengan menarik minat generasi muda untuk berkecimpung di sektor pertanian. Saat ini, petani millennial hanya mencapai sekitar 21 persen. 

"Pertanian perlu dikemas dengan cara yang menarik agar diminati oleh kaum muda. Jika tidak, kita bisa menghadapi kelangkaan petani dalam beberapa dekade mendatang," pungkasnya.

Penulis: Mahipal

Komentar

You must login to comment...