Pertanian dan Peternakan

Atasi Kekeringan Panjang, Presiden Jokowi Tinjau Bantuan Pompa Air di Lampung

Friday, 12 July 2024 12:52 WIB
Momen Presiden Jokowi meninjau langsung bantuan pompa air di Lampung. (Dok: presidenri.go.id)

Radarsuara.com - Presiden Jokowi memantau program bantuan pompa air untuk pengairan lahan pertanian di Desa Bandan Hurip, Kabupaten Lampung Selatan, Provinsi Lampung.

Program ini adalah bagian dari strategi pemerintah dalam mengatasi ancaman kekeringan panjang yang mengancam sektor pertanian di berbagai wilayah Indonesia.

"Pompanisasi ini penting untuk menghadapi kekeringan panjang dan gelombang panas. Kita harus siap agar produktivitas petani dan produksi beras kita tidak menurun, karena banyak negara mengalami penurunan produksi akibat gelombang panas dan kekeringan panjang," ujar Jokowi pada Jumat, 12 Juli 2024.

Menurut Presiden Jokowi, sistem irigasi di desa tersebut sudah baik. Namun, pompanisasi tetap dibutuhkan untuk mengalirkan air dari sumber yang berada di dataran lebih rendah ke lahan sawah.

"Saya melihat irigasinya sudah baik. Airnya kita ambil dari irigasi yang lebih rendah dan dialirkan ke irigasi sekunder dan tersier agar bisa sampai ke sawah. Harapannya, lahan yang biasanya hanya bisa panen sekali setahun bisa menjadi dua kali, dan yang biasanya dua kali bisa tiga kali," jelasnya.

Kabupaten Lampung Selatan memiliki luas baku sawah sebesar 38.688 hektare, dengan potensi sawah tadah hujan mencapai 30.976 hektare.

Pemerintah telah menyalurkan 150 pompa ke Kabupaten Lampung Selatan dari total 2.606 unit yang diperuntukkan bagi Provinsi Lampung.

Diharapkan, 150 pompa tersebut dapat memenuhi kebutuhan pengairan untuk 1.650 hektare sawah.

Langkah pompanisasi ini merupakan upaya konkret pemerintah dalam membantu petani menghadapi berbagai masalah dan mendukung peningkatan produksi pangan, baik lokal maupun nasional, terutama di tengah tantangan perubahan iklim.

Penulis: Mahipal

Komentar

You must login to comment...