Jokowi Sebut IKN Dapat Tingkatkan Ekonomi Pertanian di Wilayah Sekitarnya
Monday, 08 July 2024 06:48 WIB
Presiden Jokowi saat kunjungi pasar Temanggoeng Djati Karti, Kalimantan Tengah. (Instagram @jokowi)
Radarsuara.com - Presiden Jokowi memperkirakan dampak positif perkembangan ibu kota Indonesia Kalimantan (IKN). Menurutnya nanti potensi perekonomian sektor pertanian di wilayah sekitar IKN akan meningkat signifikan.
Saat melakukan kunjungan kerja ke Sulawesi Selatan, Presiden Jokowi menyoroti potensi IKN di masa depan sebagai peluang yang menjanjikan bagi petani dan produsen pertanian lokal.
"Pasti ada permintaan, ada juga permintaan dari pasar baru namanya IKN. Tentu kalau di sini produksi beras kita berlebih, kita bisa kirim ke IKN,” ucap Jokowi dikutip pada Senin, 8 Juli 2024.
Kunjungan kerja Presiden Jokowi dilakukan dalam upaya pemantauan program pemompaan di desa Rayoa, Kabupaten Banten.
Menurutnya, Kehadiran IKN juga berarti kebutuhan produk pertanian seperti beras, sayuran, dan bawang dapat dengan mudah dipenuhi dari surplus daerah sekitarnya.
Misalnya, Presiden menilai kelebihan produksi bawang merah yang saat ini dijual dengan harga murah bisa dengan mudah dialihkan untuk kebutuhan IKN.
"Di sini kita punya kelebihan produksi sayuran yang bisa dikirim ke IKN dan kita juga punya bawang merah dengan harga yang sangat bagus yaitu 30.000 (per kg) yang bisa dikirim ke IKN,” lanjutnya.
Lebih lanjut, Presiden Widodo menekankan peran strategis IKN dalam mendorong peluang baru pertumbuhan ekonomi berdasarkan prinsip keberlanjutan.
Hal ini sejalan dengan visi Pemerintah, yaitu menjadikan IKN sebagi kota yang tidak hanya mendukung pertumbuhan ekonomi tetapi juga menjadi model pembangunan perkotaan berkelanjutan yang berkelanjutan dan ramah lingkungan.
"Saya kira IKN akan menjadi titik pertumbuhan ekonomi baru dan kita ingin juga terjadi transformasi ekonomi terutama yang berkaitan dengan ekonomi hijau," jelasnya.
Sebelumnya, Presiden Jokowi juga mengunjungi Provinsi Burukumba dan mengecek harga bahan pokok di pasar setempat.
Presiden mengapresiasi produktivitas pertanian Sulawesi Selatan yang tercermin dari banyak harga barang yang lebih rendah dibandingkan di Pulau Jawa.
"Tadi saya lihat bawang merah 30 ribu, cabai 30 ribu, dan yang lain-lainnya semuanya lebih murah dari yang di Jawa. Setelah saya tanya, ternyata di sini ada produksi sendiri di Sulawesi Selatan, ini sangat bagus,” pungkasnya.
Penulis: Mahipal
Presiden Jokowi saat kunjungi pasar Temanggoeng Djati Karti, Kalimantan Tengah. (Instagram @jokowi)
Komentar
You must login to comment...Be the first comment...
Telah diverifikasi oleh Dewan Pers
Sertifikat Nomor
1134/DP-Verifikasi/K/X/2023