Pertanian dan Peternakan

Jokowi Dorong Pompanisasi di Bantaeng Demi Tingkatkan Produktivitas Pertanian

Saturday, 06 July 2024 10:17 WIB
Presiden Jokowi saat tinjau pompanisasi di Kabupaten Bantaeng. (Dok: presidenri.go.id)

Radarsuara.com - Presiden Jokowi bersama Ibu Negara Iriana, melakukan kunjungan ke Desa Layoa, Kabupaten Bantaeng, Sulawesi Selatan, pada Jumat (05/07/2024).

Kunjungan ini bertujuan untuk meninjau langsung program pemberian bantuan pompa air bagi sawah dan pertanian, yang dikenal dengan istilah pompanisasi. 

Presiden Jokowi menyampaikan bahwa para petani di sana mengaku hanya panen sekali dalam satu tahun, dikarenakan kekurangan air.

"Pompanisasi ini akan mendongkrak produktivitas. Petani tadi menyampaikan bahwa mereka hanya bisa panen sekali setahun karena kekurangan air, padahal tanahnya subur," ucap Presiden dikutip pada Sabtu, 6 Juli 2024.

Presiden Jokowi berharap program pompanisasi ini diharapkan mampu meningkatkan hasil pertanian di wilayah tersebut.

"Dengan adanya pompa ini, mereka sudah bisa menanam untuk kedua kalinya. Kami berharap nantinya bisa mencapai tiga kali penanaman," lanjutnya.

Presiden Jokowi juga menambahkan bahwa pompanisasi ini merupakan langkah antisipasi pemerintah terhadap potensi kekeringan panjang di masa depan. 

"Dari satu kali panen, minimal bisa dua kali, kalau bisa tiga kali, ini akan meningkatkan produksi beras nasional kita," tambahnya.

Selain itu, program pompanisasi sejalan dengan upaya pemerintah untuk memperkuat ketahanan pangan nasional di tengah tantangan perubahan iklim global. 

"Program ini juga bertujuan untuk mengantisipasi kekeringan panjang yang dialami banyak negara," lanjutnya.

Mengenai swasembada pangan, Presiden Jokowi menyebutkan bahwa hal tersebut merupakan proses panjang yang sangat dipengaruhi oleh iklim yang tidak menentu. "Saya kira iklim sangat mempengaruhi produktivitas pangan di semua negara," tuturnya.

Program pompanisasi yang dilaksanakan oleh Kementerian Pertanian mencakup seluruh wilayah Indonesia. Untuk Kabupaten Bantaeng, pemerintah telah menyalurkan 80 dari 150 unit pompa yang dibutuhkan. 

"Pak Bupati tadi menyampaikan kebutuhan 150 unit, dan kita sudah memberikan 80 unit pompa," pungkas presiden.

Penulis: Mahipal

Komentar

You must login to comment...