Pertanian dan Peternakan

Kelurahan Cipinang Melayu Jaktim Bantu Warga Kurang Mampu Melalui Budidaya Urban Farming

Monday, 01 July 2024 17:16 WIB
Program Urban Farming Kelurahan Cipinang Melayu, Jaktim. (Dok: timur.jakarta.go.id)

Radarsuara.com - Pemerintah Kelurahan Cipinang Melayu, Kecamatan Makasar, Jakarta Timur bantu warga kurang mampu melalui program Urban Farming.

Urban Farming adalah upaya pemanfaatan lahan kosong di perkotaan untuk kepentingan masyarakat, biasanya dengan peternakan ikan dan pertanian.

Pemerintah Kelurahan Cipinang Melayu memanfaatkan lahan kosong di Jalan Harapan Indah XVIIIB RT/RW 011/012 untuk kegiatan budidaya ikan air tawar dan pertanian.

Lurah Cipinang Melayu, Arroyantoro, mengatakan hasil budidaya ikan dan sayuran tersebut merupakan upaya pemerintah dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui pemanfaatan lahan. 

"Ini patut diapresiasi, keseriusan Poktan RT 011/RW 012 dalam ketahanan pangan yang dapat menyejahterakan masyarakat," ucapnya dikutip pada Senin, 1 Juli 2024.

Budidaya Urban Farming itu tidak sia-sia, hasil panen perikanan dan sayuran kemudian dapat dimanfaatkan untuk masyarakat yang kurang mampu dan balita beresiko stunting.

Panen mendapatkan hasil optimal, yakni sebanyak 50 kilogram (kg) sayuran, terdiri dari sawi seberat 24 kg dan sayuran kangkung 21,9 kg. 

Sementara itu, panen ikan lele terdapat 123 ekor atau dijumlahkan menjadi 85 kilogram dengan masing-masing per kg berisikan 8 ekor ikan lele.

"Alhamdulillah, hasil panen berjalan maksimal, hasilnya kita berikan kepada warga kurang mampu dan balita berisiko stunting serta sisanya dijual oleh Poktan untuk modal bibit baru," pungkasnya.

Penulis: Mahipal

 

Komentar

You must login to comment...