BMKG Dampingi Petani Milenial dalam Menghadapi Ancaman Gelombang Panas
Monday, 01 July 2024 15:19 WIB
BMKG dampingi petani milenial hadapi ancaman perubahan iklim. (Dok: bmkg.go.id)
Radarsuara.com - Perubahan iklim dapat berdampak pada berbagai aspek, salah satunya adalah pertanian, seperti penurunan produktivitas atau bahkan kemungkinan terburuk yaitu gagal panen.
Saat ini dunia tengah menghadapi ancaman dampak negatif perubahan iklim, yaitu gelombang panas yang telah menyerang beberapa negara.
BMKG memprediksi gelombang panas akan melanda Indonesia sekitar bulan Juli sampai September 2024. Tentunya bila itu terjadi, pertanian adalah salah satu sektor yang akan menerima dampak negatifnya.
Untuk mengantisipasi dampak terburuk sektor pertanian yang tengah membangun ketahanan pangan nasional, BMKG mendampingi para petani khususnya petani milenial untuk memahami perubahan iklim dan dampaknya.
Pendampingan itu dilakukan agar para petani mampu membaca kemungkinan-kemungkinan yang bisa terjadi, serta dapat menyusun rencana untuk mengantisipasi hal terburuk yang mungkin menimpa mereka.
"Petani millenial ini harus mendapat pemahaman yang cukup tentang cuaca dan iklim, agar mereka bisa menyusun perencanaan strategi dan langkah-langkah apa yang harus disiapkan dilakukan bila sewaktu-waktu terjadi kekeringan atau kondisi ekstrim seperti banjir dan lain sebagainya yang bisa berakibat gagal panen," ucap Kepala Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Dwikorita Karnawati dikutip dari pada Senin, 01 Juli 2024.
Dwikorita juga menggambarkan beberapa dampak dari gelombang panas, salah satunya gagal panen yang akan juga berdampak pada stabilitas harga produk pertanian.
"Jika gagal panen dampaknya bisa kemana-mana, karena mengancam kestabilan harga dan bisa mengakibatkan inflasi. Nah, inflasi ini dapat berdampak pada daya beli masyarakat, penurunan nilai mata uang, kenaikan suku bunga, sampai perlambatan pertumbuhan ekonomi," jelasnya.
Pendampingan petani milenial diharapkan mampu meminimalisir kemungkinan terburuk apabila gelombang panas melanda Indonesia sesuai prediksi BMKG.
Penulis: Mahipal
Komentar
You must login to comment...Be the first comment...
Telah diverifikasi oleh Dewan Pers
Sertifikat Nomor
1134/DP-Verifikasi/K/X/2023