Poktan Dahlia Jakarta Pusat Manfaatkan Lahan Terbengkalai Jadi Area Pertanian Produktif
Monday, 24 June 2024 15:00 WIB
Kelompok Tani (Poktan) Dahlia 07 di sekitar area RW 07 Cempaka Putih Barat, Jakarta Pusat, berhasil mengubah lahan terbengkalai jadi area pertanian produktif (Dok.BRI)
Radarsuara.com - Kelompok Tani (Poktan) Dahlia 07 di sekitar area RW 07 Cempaka Putih Barat, Jakarta Pusat, berhasil mengubah lahan terbengkalai yang sebelumnya digunakan sebagai tempat pembuangan sampah menjadi lahan pertanian produktif yang menghasilkan berbagai komoditas pertanian.
Tri Haryanto, penggiat urban farming dari Poktan Dahlia, menjelaskan bahwa lahan yang dimanfaatkan tersebut memiliki luas 300 meter persegi dengan penanaman berbagai jenis tanaman hidroponik dan kolam lele.
Pada pemanfaatan lahan tersebut, kata dia, pihaknya mendapatkan dukungan dari program BRI Bertani di Kota (BRInita).
"Kami mendapatkan bantuan dari BRI melalui program CSR BRI Peduli BRInita. Dengan bantuan ini, kami berhasil membangun lahan ini menjadi lebih baik daripada sebelumnya ketika kami mengelolanya secara mandiri," ungkapnya dikutip Senin 24 Juni 2024.
Di lahan tersebut, Poktan Dahlia menerapkan metode penanaman seperti hidroponik, multikultur, dan vertical garden. Mereka juga telah membangun kolam untuk budidaya ikan lele yang hasilnya dapat dimanfaatkan oleh warga sekitar.
Sayuran yang berhasil ditanam antara lain Bayam Brazil, kangkung, pakcoy, sawi, terong, dan tomat.
"Warga melakukan perawatan rutin dengan penambahan pupuk dan penyiraman," kata dia.
Menurut Tri, kegiatan ini berdampak positif terhadap ekonomi warga karena dapat memberikan penghasilan tambahan.
"Selain itu, warga juga telah mendapatkan bimbingan tentang cara membuat produk dan packaging menarik, sehingga kami bisa memasarkannya dengan kemasan yang memenuhi standar," jelasnya.
Sementara, Wakil Direktur Utama PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk, Catur Budi Harto, menyatakan bahwa pihaknya berkomitmen untuk berkontribusi dalam pelestarian lingkungan di kota-kota dengan memanfaatkan lahan sempit di wilayah padat pemukiman.
"Kegiatan ini diharapkan dapat mengurangi polusi lingkungan, menambah keasrian kota, serta mengurangi volume sampah rumah tangga sambil memberikan kontribusi positif bagi perekonomian masyarakat," pungkasnya.
Penulis: Asep Supriyanto
Editor: Khaerul Umam
Komentar
You must login to comment...Be the first comment...
Telah diverifikasi oleh Dewan Pers
Sertifikat Nomor
1134/DP-Verifikasi/K/X/2023