Poltani Samarinda Kembangkan Model Pertanian di Kalimantan Timur
Tuesday, 18 June 2024 13:00 WIB
Direktur Politani Samarinda, Hamka, saat mendampingi Penjabat PJ Gubernur Kalimantan Timur, Akmal Malik, dalam rangka panen awal Plot Percontohan Tanaman Organik Politani Samarinda. (Dok: vokasi.kemendikbud.go.id)
Radarsuara.com - Politeknik Pertanian (Poltani) Samarinda berkomitmen mendukung upaya pemerintah dalam mewujudkan kedaulatan pangan, khususnya di Kalimantan Timur.
Salah satu dukungan itu yakni dengan penyiapan sumber daya manusia (SDM) pertanian yang unggul, serta pengembangan berbagai model pertanian sesuai dengan karakteristik wilayah.
Direktur Politeknik Pertanian Samarinda, Hamka menegaskan bahwa penggunaan teknologi di bidang pertanian menjadi fokus pihaknya.
Bersama Pemprov Kalimantan Timur, kata dia, pihaknya juga telah berhasil menuai panen awal Plot Percontohan Tanaman Organik Poltani Samarinda beberapa waktu lalu.
"Dengan kolaborasi dan pemanfaatan teknologi, kami berharap sektor pertanian Kaltim terus berkembang dan menjadi penyumbang utama bagi perekonomian daerah," ujar Hamka dikutip Selasa 18 Juni 2024.
Sebagai informasi, panen perdana tanaman organik ini adalah bagian dari tantangan yang diberikan Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur kepada Poltani Samarinda untuk mengembangkan pertanian organik yang dapat diadopsi oleh masyarakat.
Pertanian organik tidak hanya bertujuan untuk memenuhi kebutuhan konsumsi lokal, tetapi juga untuk mendukung pertumbuhan ekonomi daerah.
Menurut Hamka, dalam tahap percontohan ini, Poltani Samarinda berhasil memanen sejumlah tanaman hortikultura seperti cabai, tomat, terong dan lainnya.
"Kami berhasil memanen sekitar 3 ribu tanaman yang terdiri dari cabai, terong, tomat, dan lainnya. Dari total lahan pertanian seluas 6 hektar, 0,5 hektare digunakan untuk perkebunan sawit dan 1,5 hektare untuk pengembangan arboretum," paparnya.
Poltani Samarinda memiliki luas lahan sekitar 30 hektar yang diberikan oleh Pemprov Kaltim. Lahan ini telah disertifikatkan dan dikelola dengan baik, dengan rencana untuk mengembangkan 4 hektar sebagai agrowisata yang dapat dikunjungi masyarakat.
Sementara, Pj Gubernur Kaltim, Akmal Malik, memberikan tantangan kepada Direktur Poltani Samarinda dan mahasiswa untuk memanfaatkan lahan eks tambang sebagai area pertanian.
"Saya memberikan tantangan kepada Direktur Poltani Samarinda tiga bulan lalu, dan sekarang sudah terwujud dengan baik. Untuk tantangan berikutnya, saya ingin melibatkan mahasiswa untuk bertani di lahan eks tambang. Kita sedang mencari lahan, dan bulan September ini rencananya akan dimulai," ucap Akmal.
Penulis : Mahipal
Editor : Khaerul Umam
Komentar
You must login to comment...Be the first comment...
Telah diverifikasi oleh Dewan Pers
Sertifikat Nomor
1134/DP-Verifikasi/K/X/2023