Pertanian Jadi Prioritas, Pemkab Buton Salurkan Bantuan untuk 235 Kelompok Tani
Friday, 07 June 2024 14:00 WIB
Pj Bupati Buton menyerahkan bantuan secara simbolis kepada Kepala Dinas Pertanian. (Dok.Diskominfo Buton)
Radarsuara.com - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Buton, memprioritaskan sektor pertanian di wilayahnya untuk menjaga ketahanan pangan dan mencegah inflasi daerah.
Salah satu program priotasnya yakni memberikan bantuan berupa benih dan pupuk kepada 235 kelompok tani (Poktan).
Pj Bupati Buton, La Haruna, menegaskan bahwa pemberian benih dan pupuk merupakan wujud kepedulian pemerintah terhadap para petani lokal serta sebagai langkah proaktif dalam menanggulangi inflasi di daerah.
Menurutnya, langkah ini sangat konkret karena dengan stabilnya pasokan pangan, risiko inflasi dapat diminimalisir sementara kesejahteraan masyarakat akan terjamin.
"Kami berharap para petani dapat memanfaatkan bantuan ini sebaik mungkin. Semoga dengan bantuan benih dan pupuk ini, hasil panen mereka akan meningkat," ujar La Haruna dikutip Jumat 7 Juni 2024.
Sementara, Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Buton, Ma’mul Djamal, menjelaskan bahwa bantuan yang disalurkan meliputi benih hortikultura dan pupuk, yang bertujuan untuk menanggulangi inflasi di daerah.
Dia mengatakan, bantuan ini akan disalurkan ke tujuh kecamatan di Kabupaten Buton, dengan fokus pada komoditas seperti cabai, jagung manis, tomat, bawang merah, serta pupuk dan polibag.
"Dengan penyaluran bantuan ini, kami tidak hanya berupaya mengatasi masalah inflasi, tetapi juga meningkatkan ketersediaan gizi secara langsung, terutama di daerah yang rentan terhadap stunting," jelasnya.
Sementara, data menunjukkan bahwa total 235 kelompok tani akan menerima bantuan, dengan rincian 25 kelompok tani di Kecamatan Kapontori, 10 kelompok tani di Kecamatan Lasalimu Selatan, 13 kelompok tani di Kecamatan Lasalimu, dan 27 kelompok tani di Kecamatan Pasarwajo.
Selain itu, 32 kelompok tani di Kecamatan Siotapina dan 8 kelompok tani di Kecamatan Wolowa juga akan menerima bantuan, dengan total anggota mencapai 1.839 orang. Komoditas yang difokuskan meliputi cabai, jagung manis, tomat, bawang merah, serta pupuk dan polibag.
"Diharapkan bantuan ini akan memberikan dampak positif dalam mengurangi tingkat inflasi daerah, menanggulangi masalah stunting, serta membantu mengurangi tingkat kemiskinan ekstrim di Kabupaten Buton," kata Ma'mul Djamal.
Penulis: Asep Supriyanto
Editor: Khaerul Umam
Komentar
You must login to comment...Be the first comment...
Telah diverifikasi oleh Dewan Pers
Sertifikat Nomor
1134/DP-Verifikasi/K/X/2023