Pertanian dan Peternakan

Gapoktan Ratu Tani di Banten Inisiasi Pola Tanam IP400 Demi Panen 4 Kali Setahun

Thursday, 06 June 2024 15:00 WIB
Ilustrasi pola penanaman padi IP400. (Dok.tanilogic.com)

Radarsuara.com - Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan) Ratu Tani di Desa Kebonratu, Kecamatan Lebakwangi, Kabupaten Serang, Provinsi Banten, menginisiasi program pola tanam Indeks Pertanaman (IP) 400 di wilayahnya.

Langkah ini bertujuan agar petani dapat memperoleh panen sebanyak empat kali dalam setahun.

Nurul Ulum, Ketua Gapoktan Ratu Tani, menjelaskan bahwa program IP 400 bertujuan untuk mengantisipasi krisis pangan yang mungkin terjadi akibat semakin sempitnya lahan pertanian karena alih fungsi lahan.

"Dengan program ini, diharapkan petani dapat meningkatkan perekonomian mereka dengan menjalankan panen sebanyak 4 kali dalam setahun," ungkap Nurul dikutip Kamis 6 Juni 2024.

Nurul menambahkan bahwa semakin sempitnya lahan pertanian disertai dengan pertumbuhan jumlah penduduk yang terus meningkat menimbulkan kebutuhan pangan yang semakin besar. 

"Oleh karena itu, kontribusi nyata kepada pemerintah dalam mencukupi kebutuhan pangan masyarakat menjadi prioritas," jelasnya.

Untuk tahap awal pencanangan program IP 400 di Kebonratu, satu kelompok tani dengan luas pertanian mencapai 15-20 hektare telah terlibat.

"Pencanangan program IP 400 telah dimulai dengan luasan sekitar 15 hektare dan efektif dilaksanakan mulai bulan Oktober," beber Nurul.

Dia menyebut bahwa Gapoktan Ratu Tani melakukan berbagai upaya untuk mewujudkan program IP 400 di Desa Kebonratu, termasuk mekanisasi dari pengolahan tanah hingga proses panen.

Selain itu, peningkatan kualitas SDM dan penyediaan benih unggul menjadi fokus dalam implementasi program ini.

Meskipun demikian, masih terdapat beberapa kendala dalam penerapan pola IP 400, mulai dari ketersediaan alat pertanian hingga benih unggul yang diperlukan.

"Kualitas SDM dan benih yang unggul serta penggunaan sarana yang memadai seperti alsintan sangat diperlukan untuk kesuksesan pola tanam IP 400," tandasnya.

Penulis: Asep Supriyanto

Editor: Khaerul Umam

Komentar

You must login to comment...