Pertanian dan Peternakan

Dibahas dalam Rakor, Pemkot Bogor dan Bapanas Perkuat Sinergi Ketahanan Pangan

Wednesday, 29 May 2024 16:00 WIB
Rapat Kordinasi Pemkot Bogor dan Bapanas. (Dok.Diskominfo Kota Bogor)

Radarsuara.com - Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor bersama Badan Pangan Nasional (Bapanas) menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) Penyusunan Prognosa Neraca Pangan Tahun 2024 di Paseban Sri Bima, Balai Kota Bogor. 

Dipimpin Penjabat (Pj) Wali Kota Bogor, Hery Antasari rapat tersebut membahas persoalan pangan demi menekan angka inflasi di daerah.

Menurut Hery, persoalan pangan menjadi isu strategis dalam pembangunan, yang mendapat perhatian luar biasa dari pemerintah pusat.

"Kita laporkan mengenai inflasi setiap minggu dalam rapat yang dipimpin langsung oleh Mendagri, yang dihadiri oleh kementerian dan lembaga pemerintah pusat dan daerah. Ini menunjukkan keterkaitan yang erat antara urusan pangan, inflasi, dan pembangunan," ujarnya, Rabu 29 Mei 2024.

Hery menyebut bahwa sejauh ini Pemkot Bogor telah melakukan berbagai upaya dalam penyelenggaraan pangan. 

Namun, kata dia, dibutuhkan sinergi dan kesinambungan antar instansi untuk mencapai ketahanan pangan yang optimal. 

"Maka dari itu, pihak di Pemkot Bogor ini harus bersinergi, termasuk unsur Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian serta tim penyusunan evaluasi kinerja yang memiliki indikator yang berkaitan dengan pembangunan dan inflasi," jelasnya.

Menurut Hery, rapat koordinasi ini bertujuan untuk menghasilkan solusi signifikan dalam meningkatkan kontribusi sektor pangan, terutama dalam hal pengumpulan data dan perencanaan ke depan. Hal ini diharapkan dapat membantu Pemkot Bogor dalam pengambilan keputusan yang tepat terkait dengan ketersediaan dan harga pangan.

"Rapat ini penting sebagai langkah awal dalam perencanaan dan penyusunan kegiatan stabilisasi dan pasokan harga pangan. Saya berharap tercipta komitmen kuat dan dukungan dari dinas dan instansi terkait, serta diikuti dengan tindak lanjut yang konkret," tegasnya.

Sekedar informasi, rapat ini dihadiri oleh Direktur Ketersediaan Pangan Bapanas, Indra Wijayanto, Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kota Bogor, Chusnul Rozaqi, serta beberapa pengusaha di bidang pangan.

Penulis : Asep Supriyanto

Editor : Khaerul Umam

Komentar

You must login to comment...