Terancam Tak Bisa Panen, Subang Butuh Peningkatan Infrastruktur Pertanian Demi Tanam Padi
Monday, 27 May 2024 14:00 WIB
Ilustrasi tanah persawahan kekeringan (Dok.Pixabay)
Radarsuara.com - Kabupaten Subang, Jawa Barat, membutuhkan peningkatan infrastruktur pertanian untuk menunjang produksi padi di daerahnya.
Bukan tanpa sebab, karena minimnya infrastruktur tersebut, tercatat telah mengakibatkan sekitar 20 ribu hektare sawah tepatnya di wilayah Pantura, Subang, tak bisa ditanami padi akibat kekeringan.
Lahan tersebut tidak bisa ditanami padi meskipun sudah memasuki musim tanam. Hal itu terjadi karena sawah-sawah tidak mendapat pasokan air yang cukup untuk kebutuhan tanaman.
Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Subang, Nenden Setiawati, mengungkapkan, berdasarkan data yang ada, sedikitnya sekitar 20 ribu hektare sawah tak bisa ditanami padi karena kekeringan.
"Lahan tersebut sebagian besar berada di wilayah Pantura, seperti di Kecamatan Ciasem dan Kecamatan Blanakan, Kabupaten Subang," ungkap Nenden dikutip Senin 27 Mei 2024.
Atas kondisi kekeringan itu, lanjutnya, para petani tidak bisa berbuat banyak dan hanya bisa pasrah. Minimnya infrastruktur atau sarana dan prasarana mengakibatkan wilayah tersebut mengalami kekeringan.
Diakui Nenden, untuk mengatasi persoalan tersebut, pihaknya telah mengajukan bantuan mesin pompa air kepada Kementerian Pertanian sebanyak 500 unit mesin.
Namun, kata dia, yang baru terealisasi saat ini baru 55 unit mesin pompa air dari total pengajuan sebanyak 500 mesin pompa air. "Kalau yang sudah terealisasi 55 unit, sudah dimanfaatkan oleh para petani," kata Nenden.
"Kami telah mengusulkan bantuan ke pusat untuk memberikan pompa sebanyak mungkin. Semoga bantuan ini cepat turun lagi, sehingga masalah kekeringan bisa ada solusinya," imbuhnya.
Penulis : Asep Supriyanto
Editor : Khaerul Umam
Komentar
You must login to comment...Be the first comment...
Telah diverifikasi oleh Dewan Pers
Sertifikat Nomor
1134/DP-Verifikasi/K/X/2023