Inspiratif, Seorang Sopir di Kabupaten Sleman Sukses Jadi Peternak Bebek
Monday, 27 May 2024 11:00 WIB
Winarno saat mengelola peternakan bebeknya. (Dok: YouTube Ronarene VLOG)
Radarsuara.com - Winarno, seorang sopir di Kabupaten Sleman, Yogyakarta, membagikan kisah suksesnya menjadi peternak bebek dengan penghasilan Rp6 juta perbulan.
Winarno memulai usaha beternak bebek sebagai solusi untuk mengatasi penghasilannya yang tidak menentu sebagai sopir, yang sering kali tidak cukup untuk memenuhi kebutuhan keluarganya.
"Karena penghasilan saya di jalan itu kadang tidak tetap, susah untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari," ucap Winarno, dalam wawancara yang dilansir dari Kanal YouTube Ronarene VLOG, Senin 27 Mei 2024.
Peternakan bebek Winarno terletak di Desa Catuharjo, Kecamatan Sleman, Kabupaten Sleman, Yogyakarta. Saat ini, ia telah memiliki 200 ekor bebek.
Winarno menyebut bahwa bebek yang paling mudah menghasilkan keuntungan yakni bebek jenis petelur.
"(Tambahan penghasilan) yang paling mudah ini (beternak) bebek petelur. Untuk omset dari 200 ekor itu, dalam 1 bulan bisa mencapai 6 juta rupiah," tuturnya.
Awalnya, Winarno mengaku hanya memelihara 11 ekor bebek petelur. Melihat peluang yang bagus, ia pun terus menambah jumlah ternaknya.
"Mulanya saya memelihara 11 ekor dulu. Melihat prospek yang baik, saya menambah jumlahnya menjadi 100 ekor, dan sekarang sudah mencapai 200-an ekor," terangnya.
Dari 200 ekor bebek petelur yang dipeliharanya, Winarno bisa menghasilkan sekitar 130 telur setiap hari. Ia menceritakan bagaimana prospek beternak bebek petelur.
"Dengan 200 ekor bebek petelur, setiap hari bisa menghasilkan sekitar 130 telur," jelasnya.
Winarno juga mengatakan bahwa beternak bebek petelur sangat mudah, bahkan ia bersama istrinya hanya membutuhkan waktu 30 menit setiap harinya untuk merawat ternak mereka.
"Memelihara bebek petelur ini mudah dan tidak memerlukan banyak waktu. Hanya perlu memberi makan dan membersihkan kandang. Saya biasanya dibantu istri, dan kami hanya membutuhkan waktu 30 menit," pungkasnya.
Penulis : Mahipal
Editor : Khaerul Umam
Komentar
You must login to comment...Be the first comment...
Telah diverifikasi oleh Dewan Pers
Sertifikat Nomor
1134/DP-Verifikasi/K/X/2023