Pertanian dan Peternakan

Pemkab Kutai Timur Dorong Peternak Budidaya Maggot untuk Pakan Ternak

Friday, 24 May 2024 14:00 WIB
Wakil Bupati Kutai Timur beserta delegasi saat kunjungi Pusat Baggot di Sleman. (Dok: pro.kutaitimurkab.go.id)

Radarsuara.com - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kutai Timur, mendorong peternak di daerahnya untuk membudidayakan maggot sebagai solusi pakan ternak.

Wakil Bupati Kutai Timur, Kasmidi Bulang mengatakan, upaya tersebut bisa dilakukan para peternak sebab sudah ada yang mencontohkan hal itu. Salah satunya Budidaya Maggot di Jalan Ketingan, Kalurahan Tirtoadi, Kapanewon Mlati, Kabupaten Sleman.

Kasmidi mengaku sudah melihat langsung proses budidaya magot di sana. Kunjungan ini dilakukan dalam rangka mendorong praktik tanggung jawab sosial dan lingkungan perusahaan (TJSL).

Setelah mendengarkan penjelasan dan melihat langsung inovasi budidaya maggot, Kasmidi mengatakan bahwa teknologi tersebut sangat baik dan berpotensi diadopsi di Kutai Timur (Kutim). Dia menekankan pentingnya studi lebih lanjut untuk penerapannya di Kutim.

"Teknologi ini dapat membantu mengatasi masalah lingkungan dengan mengurai limbah organik dan mengubahnya menjadi pakan ternak serta pupuk. Di Kutai Timur, kami sudah mulai mengadopsi teknologi ini, meski masih ada tantangan terkait ketersediaan sampah organik untuk maggot," ujarnya, dikutip Jumat 24 Mei 2024.

Kasmidi juga mendorong para peternak di Kutim untuk mencoba budidaya maggot. Pemerintah mendukung penuh inisiatif petani yang ingin memanfaatkan teknologi ini. Pemkab Kutim dan pengurus Forum MSH CSR Kutim sangat bangga dapat belajar dari tempat budidaya tersebut dan mendapatkan banyak wawasan berharga.

"Dengan demikian, tidak hanya masalah lingkungan yang teratasi, tetapi juga dihasilkan manfaat ekonomis melalui produksi pakan ternak dan pupuk organik," pungkas Kasmidi.

Penulis : Mahipal 

Editor : Khaerul Umam 

Komentar

You must login to comment...