Pertanian

Senang Petani Tuai Panen, Pj Wali Kota Tanjungpinang : Ini Hasil Kerja Keras

Minggu, 19 Mei 2024 16:00 WIB
Para petani di Tanjungpinang menuai panen (Dok.Tanjungpinangkota)

Radarsuara.com - Pj Wali Kota Tanjungpinang, Hasan mengaku senang para petani di wilayahnya terutama di Kampung Sidomulyo dan Kampung Madong menuai hasil panen.

Di dua wilayah ini, para petani yang tergabung dalam kelompok tani maju jaya itu menuai panen cabai, bawang merah. Selain itu juga milik panen lele dan sayur pare milik kelompok wanita tani (KWT) perkasa.

Hasan turut bangga dan mengapresiasi para kelompok tani yang telah bekerja keras dalam mengelola lahan pertanian menjadi subur dan menghasilkan komoditas pertanian yang dapat dijual di pasar.

"Ini luar biasa melalui kerja keras dan kegigihan kelompok tani, lahan bauksit ini bisa menjadi lahan pertanian dapat ditanami cabai, bawang merah dan sayuran yang tumbuh dengan baik dan hasilnya juga bagus," kata Hasan dikutip Minggu 19 Mei 2024.

Menurutnya, Pemko Tanjungpinang melalui Dinas Pertanian Pangan dan Perikanan (DP3) akan terus mendukung dan memberi perhatian kepada kelompok tani. 

“Mulai dari pembinaan, pendampingan dan berbagi ilmu mengenai metode pertanian, serta pemenuhan sarana dan prasarana pertanian,” kata Hasan.

Untuk memenuhi kebutuhan pangan serta melihat keberhasilan para kelompok tani, diharapkan kegigihan itu mampu memperluas lahan pertanian di Kota Tanjungpinang.

Tidak itu saja, Hasan menyebut keberhasilan budidaya lele dengan media ember dan banyaknya varian sayuran yang ditanami di lahan Kelompok Wanita Tani (KWT) Perkasa dapat menjadi contoh kepada masyarakat dalam pemenuhan kebutuhan pangan keluarga. 

“Dengan memanfaatkan dan menggunakan media ember dalam budidaya lele, penggunaan polibag dan tumpang sari tanaman pada lahan seperti yang dilakukan kelompok tani ini bisa menjadi contoh bagi masyarakat,” ungkapnya.

Hasan berharap dengan keberhasilan kelompok tani yang telah mendapat binaan dari DP3 saat ini, bisa menjadi motivasi dan percontohan dalam pengembangan pertanian.

“Tidak ada keberhasilan tanpa kerja keras, tentu butuh proses dan kesungguhan serta keuletan mengelolanya,” pungkas Hasan. 

Penulis : Asep Supriyanto 

Editor : Khaerul Umam 

Komentar

You must login to comment...