Pertanian

Kementan Gerakkan Tanam Mei di Jateng untuk Panen Padi Agustus 2024

Sabtu, 18 Mei 2024 17:36 WIB
Kementan Gerakkan Tanam Mei di Jateng untuk Panen Padi Agustus 2024 (Foto : Dok. Kementan)

Radarsuara.com - Dirjen Tanaman Pangan Kementerian Pertanian (Kementan), Suwandi, mengunjungi beberapa lokasi pertanian, diantaranya di Desa Timpik, Kecamatan Susukan, Kabupaten Semarang dan di Panyaman, Kecamatan Mejobo, Kabupaten Kudus, Jawa Tengah.

Kunjungan itu dilakukan untuk memantau langsung program pompanisasi dan percepatan tanam yang digagas oleh Kementan. Hal tersebut sesuai dengan arahan Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman yang disampikan dalam berbagai kesempatan.

Saat berkunjung ke Kudus, Jawa Tengah, Dirjen Suwandi mengikuti kegiatan panen bersama para petani setempat. Ia menjelaskan bahwa indeks tanam perlu ditingkatkan dari 200 menjadi 300 atau bahkan sampai 400.

Akan tetapi ia juga menampung keluhan para petani yang mengeluhkan soal penyediaan air yang masih kurang. Suwandi langsung merespon dengan cepat dan akan segera melakukan koordinasi.

"Ini yang perlu ditingkatkan indeks tanam, dari 200 tadi petani juga bilang sanggup, dari 200 jadi 300 bahkan 400, cuma mereka butuh air, jadi nanti dari sini saya koordinasi supaya menyediakan air, supaya sepanjang waktu, pompanisasi, dan ini sangat dibutuhkan di saat musim kemarau," ucap Suwandi.

Dalam kegiatan itu seolah tidak ada jarak antara Suwandi dengan para petani, ia sangat akrab, ikut membantu kegiatan mereka dan bahkan sesekali bercanda gurau saat berinteraksi.

Saat membantu seorang ibu yang tengah memanen padinya, Suwandi menyemangati ibu tersebut dan memintanya untuk melakukan kegiatan tanam lebih dari dua kali. "Bu tanamnya 3 kali ya, jangan 2 kali, 4 kali kalau bisa," pintanya.

Kemudian, Suwandi juga meninjau salah satu lahan pertanian dalam kunjungannya ke Semarang. Para petani saat itu sedang melakukan kegiatan tanam. Sebagian dari petani ada yang sudah panen, dan ada yang sudah menanam kembali.

"Di bekalang saya petani lagi gerak tanam ada 300-an hektare di hamparan sini, sebagian sudah panen, sebagian olah tanah," tuturnya.

Suwandi juga mengecek varietas padi yang akan ditanam, ia menilai cukup bagus dan berharap agar panen bisa kembali dilakukan di bulan Agustus.

"(Sudah dicek) bagus siap untuk ditanam sekarang sudah mulai tanam, mudah-mudahan ini akan berhasil (nanti) dipanen bulan Agustus," ucap Suwandi disambut harapan yang sama oleh petani setempat.

Suwandi menyampaikan bahwa rencananya bulan Agustus akan kembali dilaksanakan panen raya di Kabupaten Semarang, setelah sebelumnya panen raya sudah dilaksanakan pada bulan Maret-April.

"Jadi Agustus diharapkan Semarang puncak panen kedua setelah kemarin Maret-April panen raya, nah itu harapannya, dan ini sesuai keputusan kebijakan Pak Menteri (Mentan Amran) percepatan dari panen ke tanam itu gak lama-lama," jelasnya.

Suwandi menjelaskan kebutuhan-kebutuhan yang ditampungnya dari para petani, selain pompanisasi juga diantaranya alat-alat untuk olah tanah.

"Di sini membutuhkan air, butuh mesin-mesin alat-alat tanah, kemudian juga kalau benih tersedia ya, gak sulit-sulit," pungkasnya.

(*/Adv)

Komentar

You must login to comment...