Pertanian dan Peternakan

Maksimalkan Potensi, Petani di Probolinggo Ikuti Pelatihan Pertanian Cerdas Iklim

Friday, 10 May 2024 13:00 WIB
Para petani menerima souvenir benih jagung di acara Pelatihan Pertanian Cerdas Iklim Probolinggo. (Dok: probolinggokab.go.id)

Radarsuara.com - Dinas Pertanian (Diperta) Kabupaten Probolinggo bekerja sama dengan Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi Jawa Timur memberikan pelatihan kepada para petani.

Bertajuk "Pertanian Cerdas Iklim", pelatihan tersebut melibatkan dua kelompok petani, dengan total peserta mencapai 90 orang.

Dua kelompok tersebut terdiri dari 45 petani dari Poktan Dewi Sri I dan Poktan Tirta Mulya (Gapoktan Dewi Sri) Desa Lembar Kembar, Kecamatan Sumberasih, serta 45 petani dari Poktan Sumber Rejeki II dan Poktan Sumber Rejeki Lima (Gapoktan Sumber Rejeki) Desa Banjarsari, Kecamatan Sumberasih.

Kepala Bidang Sarana Penyuluhan dan Pengendalian Pertanian Diperta Kabupaten Probolinggo, Faiq El Himmah, menyampaikan bahwa Kecamatan Sumberasih merupakan salah satu sentra komoditas jagung dengan luas areal tanam mencapai 3566 hektare yang tersebar di 12 desa, termasuk Desa Lemah Kembar dan Desa Banjarsari. Dimana produktivitas jagungnya mencapai 7-7,5 ton per hektare pipilan kering.

"Pola tanam di Kecamatan Sumberasih adalah padi dan jagung dengan musim tanam jagung I pada bulan Maret-April dan musim tanam jagung II pada bulan Agustus-September," ujar Faiq dikutip Jumat 10 Mei 2024.

Menurutnya, salah satu permasalahan utama dalam sektor pertanian jagung adalah penurunan produktivitas akibat anomali iklim yang ekstrem dan keterbatasan pupuk bersubsidi.

Karenanya, kata Faiq, pelatihan ini diharapkan dapat menjadi wahana belajar bagi petugas dan petani untuk meningkatkan produksi dan produktivitas tanaman jagung di wilayah Kabupaten Probolinggo, khususnya di Kecamatan Sumberasih, sehingga dapat meningkatkan pendapatan dan kesejahteraan petani.

"Kepada para PPL di wilayah Kecamatan Sumberasih, saya mengucapkan terima kasih atas kontribusinya dalam mensukseskan kegiatan ini. Saya juga berpesan kepada para petani agar dapat menerapkan ilmu yang diperoleh di lokasi usaha taninya masing-masing dan melaporkan hasilnya kepada Dinas Pertanian Kabupaten Probolinggo," tuturnya.

Sekedar informasi, selama kegiatan berlangsung, para petani mendapatkan materi tentang pemupukan berimbang pada tanaman jagung dan pengairan tanaman jagung, serta melakukan praktek langsung yang dibimbing oleh narasumber dari empat orang PPL.

Para petani juga diberikan souvenir berupa benih jagung NK dengan harapan dapat ditanam sesuai dengan teknik yang telah diajarkan dalam pelatihan, serta melaporkan hasilnya mulai dari penanaman hingga panen.

Penulis : Mahipal

Editor : Khaerul Umam 

Komentar

You must login to comment...