Pertanian dan Peternakan

Pemprov Kalimantan Butuh Tambahan Tenaga Penyuluh Pertanian 

Wednesday, 08 May 2024 16:00 WIB
Panen Bawang Merah di Wilayah Provinsi Kalteng. (Dok.kaltengprov.go.id)

Radarsuara.com - Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng) menghadapi tantangan dalam memajukan sektor pertanian karena kurangnya jumlah penyuluh pertanian yang dapat mendampingi petani dalam mengelola lahan pertanian mereka.

Kepala Dinas Tanaman Pangan Hortikultura dan Peternakan (TPHP) Kalteng, Sunarti mengungkap, jumlah penyuluh pertanian saat ini hanya sebanyak 630 tenaga.

Kata dia, jumlah tersebut tidak mencukupi untuk mengcover luas wilayah dan jumlah desa yang ada di Kalteng. Dimana tenaga yang ada harus melayani 1.536.

"Idealnya satu desa harus didampingi oleh satu penyuluh pertanian. Sehingga masih diperlukan penambahan sekitar 906 penyuluh untuk mencapai standar tersebut," ungkap Sunarti dikutip Rabu 8 Mei 2024.

Selain itu, Sunarti menyoroti pentingnya pemberian Kredit Usaha Rakyat (KUR) kepada para petani. Menurutnya, hal ini dapat meningkatkan tanggung jawab petani dalam merawat alat dan mesin pertanian (alsintan) dengan baik.

Untuk memenuhi kebutuhan tersebut, Sunarti berencana melakukan pendekatan dengan lembaga perbankan guna mewujudkan harapan bantuan KUR bagi petani. "Bapak Gubernur juga telah menyampaikan kepada Bank Kalteng agar bunga KUR untuk petani dapat ditetapkan hanya sebesar 3 persen," tuturnya.

Sunarti berharap bahwa dengan dukungan modal, produktivitas pertanian di Kalteng dapat meningkat sehingga mencapai swasembada pangan.

"Selain itu, diharapkan juga terjadi peningkatan ekonomi bagi para petani," pungkasnya.

Penulis: Asep Supriyanto

Editor: Khaerul Umam

Komentar

You must login to comment...