Pertanian dan Peternakan

Kopi Aceh Undang Antusias Masyarakat dalam Pameran Gebyar Gernas BBI Pekanbaru

Sunday, 05 May 2024 15:00 WIB
Event Gebyar Gernas BBI Kota Pekanbaru. (Dok.acehkota.go.id)

Radarsuara.com - Pemerintah Kota (Pemkot) Aceh terus memperhatikan sektor pertanian untuk menjaga stabilitas pangan. Salah satunya dengan mengembangkan komoditi unggulan seperti kopi.

Komoditi ini rutin dipamerkan dalam berbagai pameran guna meningkatkan eksposur dan memperluas pasar penjualannya di berbagai daerah.

Kali ini, kopi Aceh turut dipamerkan dalam Gebyar Gernas Bangga Buatan Indonesia (BBI), Bangga Berwisata di Indonesia (BBWI), Lancang Kuning Carnival yang diselenggarakan bersamaan dengan Rapat Kerja Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia (Apeksi) di Kota Pekanbaru.

Pj Wali Kota Banda Aceh, Amiruddin menyebut, partisipasi dalam acara tersebut sebagai peluang bagi Pemerintah Kota Banda Aceh untuk mempromosikan kopi Aceh.

Dia pun bersyukur antusiasme pengunjung yang memadati stan Pemerintah Kota Banda Aceh di Pekanbaru begitu luar biasa.

"Alhamdulillah, delegasi dari Banda Aceh berhasil menarik perhatian pengunjung dengan produk-produk unggulannya, mulai dari kopi hingga karya-karya pengrajin yang dibina oleh Dekranasda," katanya dikutip Minggu 5 Mei 2024.

Menurutnya, kopi Aceh menjadi primadona utama, sehingga stan Banda Aceh menjadi pusat perhatian dengan antrean pengunjung yang ingin menikmati kopi.

"Mereka rela menunggu untuk dinikmati kopi Aceh yang memiliki citarasa tinggi, yang diracik oleh barista profesional," tambahnya.

Amirudin juga menyoroti produk lain seperti tas motif Aceh, parfum, dan karya-karya pengrajin lainnya yang juga berhasil menarik perhatian.

Dia menekankan bahwa keberhasilan tersebut tidak hanya terlihat dari antusiasme pengunjung, tetapi juga dari nilai transaksi yang mencapai puluhan juta rupiah dalam sehari.

"Kami berharap keberhasilan ini dapat meningkatkan kesejahteraan para pengrajin Banda Aceh, seiring dengan semakin dikenalnya produk-produk unggulan mereka di seluruh Indonesia," pungkas Amirudin.

Penulis: Asep Supriyanto  

Editor: Khaerul Umam

Komentar

You must login to comment...