Lakukan Penelitian, UNSOED Bantu Kembalikan Kualitas Beras Sri Kawung di Wonosobo
Wednesday, 01 May 2024 10:00 WIB
Tim pengabdian UNSOED dan salah satu petani yang didampingi di Wonosobo. (Dok: unsoed.ac.id)
Radarsuara.com - Fakultas Pertanian Universitas Jenderal Soedirman (UNSOED), berupaya mengembalikan kualitas Beras Sri Kawung, Kabupaten Wonosobo yang mulai mengalami penurunan melalui sebuah penelitian.
Beras Sri Kawung, yang merupakan hasil persilangan varietas Mentik Wangi dan padi lokal Ketan Emas, mendapatkan tanggapan positif dari masyarakat selama tiga tahun terakhir berkat nasinya yang lezat dan beraroma wangi.
Namun, belakangan ini, kualitas beras tersebut menurun, dengan aroma wangi yang berkurang dan karakter agronomik yang tidak konsisten, terutama dalam hal umur panen dan bentuk gabahnya.
Tim pengabdian masyarakat Fakultas Pertanian yang dipimpin Prof Totok Agung Dwi Haryanto pun telah menemukan penyebab masalah tersebut.
Berdasarkan penelitiannya, perubahan ini disebabkan oleh kurangnya kesesuaian metode seleksi dalam pengembangan varietas Sri Kawung dengan prinsip-prinsip ilmiah yang seharusnya.
Prof. Totok menjelaskan proses pemuliaan tanaman padi dan langkah-langkah yang diperlukan untuk menghasilkan varietas unggul baru.
Karakterisasi dilakukan di lapangan untuk memastikan karakteristik ideal yang diinginkan oleh petani.
"Salah satu karakter unik dari padi Sri Kawung adalah adanya bulu pada beberapa gabah di ujung malai, meskipun gabah di bagian tengah dan pangkal malai tidak memiliki bulu," kata Totok, Rabu 1 Mei 2024.
Namun, lanjutnya, pada hal tersebut ada juga malai yang tidak memiliki bulu sama sekali.
"Hasil karakterisasi ini akan menjadi dasar untuk seleksi lebih lanjut dalam pembentukan galur murni. Sebelum melakukan seleksi untuk pembentukan galur murni, petani dan penyuluh akan menerima bimbingan teknis untuk memahami metode pemuliaan padi dan seleksi galur murni," jelasnya.
Sekedar informasi, program Penerapan Ipteks yang dilakukan oleh Unsoed bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan petani dalam pembentukan galur murni Sri Kawung sebagai beras unggulan di Dusun Sribit, Desa Wonolelo, Kabupaten Wonosobo.
Pendampingan petani adalah salah satu kontribusi akademisi Unsoed untuk mendukung pengembangan kreativitas petani dalam menghasilkan varietas unggul yang dapat membantu memperkuat ketahanan pangan nasional.
Penulis : Mahipal
Editor : Khaerul Umam
Komentar
You must login to comment...Be the first comment...
Telah diverifikasi oleh Dewan Pers
Sertifikat Nomor
1134/DP-Verifikasi/K/X/2023