Pertanian dan Peternakan

Pemprov Sulsel Luncurkan Program Inseminasi Buatan Demi Tingkatkan Populasi Ternak

Tuesday, 23 April 2024 11:00 WIB
Gubernur Sulawesi Selatan, Bahtiar Baharuddin. (Dok: sulselprov.go.id)

Radarsuara.com - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulawesi Selatan (Sulsel), meluncurkan program inseminasi buatan di Kecamatan Cina, Kabupaten Bone, sebagai langkah strategis untuk meningkatkan populasi ternak, khususnya sapi Bali dan Simental, yang menjadi andalan di daerah tersebut.

Gubernur Sulsel, Bahtiar Baharuddin menegaskan pentingnya dukungan dalam peningkatan pengetahuan dan pelatihan dalam menyediakan pakan berkualitas untuk ternak. 

Dia mendorong Dinas Peternakan Sulsel untuk segera menyelenggarakan pelatihan pembuatan pakan ternak, mengingat adanya potensi bahan pakan yang belum dimanfaatkan secara optimal.

"Kepala Dinas, mari segera adakan pelatihan agar potensi pakan yang ada dapat dimanfaatkan secara optimal, sehingga program ketahanan pangan dapat berjalan dengan sukses," tegas Bahtiar, Selasa 23 April 2024.

Program inseminasi buatan diharapkan tidak hanya meningkatkan populasi ternak, tetapi juga menjadi salah satu pilar penting dalam upaya peningkatan ketahanan pangan di Sulawesi Selatan.

Kepala Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Sulsel, Nurlina Saking menambahkan bahwa Desa Kanco memiliki populasi sapi betina sebanyak 1,2 ribu dari total 17 ribu di Kecamatan Cina.

"Program pelayanan kesehatan hewan, termasuk vaksinasi penyakit mulut dan kuku, serta pelaksanaan inseminasi buatan di sini berjalan dengan cukup baik," ungkap Nurlina.

Sementara Syamsir, pelaksana IB di salah satu desa, Kecamatan Cina berharap akan ada bantuan strow (bibit) dari pemerintah provinsi yang dapat memenuhi kebutuhan lokal dan meningkatkan kualitas ternak di Desa Kanco.

"Mudah-mudahan strow (benih) yang disediakan oleh pemerintah provinsi dapat memenuhi kebutuhan masyarakat di sini," katanya.

Penulis : Mahipal 

Editor : Khaerul Umam 

Komentar

You must login to comment...