Pertanian dan Peternakan

Kabupaten Sumedang Ikut Arahan Pusat Demi Bangkitkan Pertanian Pasca El Nino

Tuesday, 16 April 2024 10:00 WIB
Petani di Kabupaten Sumedang. (Dok: sumedangkab.go.id)

Radarsuara.com - Sektor pertanian di Kabupaten Sumedang, menjadi salah satu yang paling terdampak fenomena El Nino. Akibatnya, penundaan kegiatan bercocok tanam terjadi karena cuaca yang tidak menentu dan ekstrem tersebut.

Karena hal itu, Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (DPKP) Kabupaten Sumedang pun berupaya meningkatkan produksi gabah demi mencapai target yang sudah ditetapkan pemerintah.

"Sesuai arahan pemerintah pusat, kami berharap petani dapat lebih cepat mengolah lahannya begitu selesai panen," ujar Kepala DPKP Kabupaten Sumedang, Sajidin, Selasa 16 April 2024.

DPKP Kabupaten Sumedang mencatat bahwa memasuki bulan April 2024, sejumlah daerah di Sumedang memasuki musim panen. 

"Sebelumnya, musim tanam dilakukan pada bulan Desember 2023 dan sebagian Januari 2024, sehingga perhitungannya panen pada bulan April," terangnya.

Selain itu, Sajidin menyebut pengunduran musim tanam di Sumedang tidak terlepas dari dampak El Nino yang juga turut mempengaruhi ketersediaan air.

 "Akibat El Nino, ketersediaan air berkurang, sehingga kami baru bisa melakukan tanam pada bulan Desember dan sebagian Januari 2024," tuturnya.

Sajidin pun berharap masuknya masa panen dapat meningkatkan produksi padi di Kabupaten Sumedang, yang pada gilirannya dapat mengembalikan harga beras ke kondisi normal.

Penulis : Mahipal 

Editor : Khaerul Umam 

Komentar

You must login to comment...