Pertanian dan Peternakan

Tambahan Alokasi Pupuk Subsidi Kementan Bawa Kelegaan bagi Petani Aceh

Sunday, 14 April 2024 14:00 WIB
Ilustrasi pupuk subsidi bagi petani di Aceh (Dok.DistanbunAceh)

 

Radarsuara.com - Pemerintah Provinsi Aceh meraih kesempatan emas dengan mendapat tambahan alokasi pupuk subsidi hingga 100 persen pada tahun ini. Tambahan tersebut menjadi bukti nyata dari perjuangan Menteri Pertanian, Andi Amran Sulaiman, yang berhasil mengamankan alokasi dana sebesar Rp28 triliun beberapa hari lalu.

Cut Huzaimah, Kepala Dinas Pertanian dan Perkebunan Pemprov Aceh, menyampaikan bahwa tambahan alokasi tersebut mencakup pupuk organik sebanyak 14.643 ton yang sebelumnya tidak tersedia sama sekali. 

Selain itu, lanjutnya, terjadi peningkatan jumlah pupuk urea sebanyak 100.364 ton dari sebelumnya 58.716 ton atau naik sebesar 63,09 persen.

Adapun untuk pupuk NPK, kata Huzaimah, terjadi kenaikan mencapai 68,13 persen dari 44.027 ton menjadi 94.121 ton. Sedangkan untuk NPK khusus, kenaikan mencapai 87,39 persen dari 580 ton menjadi 4.022 ton.

"Hal ini adalah sebuah hadiah istimewa bagi petani Aceh, terutama dalam bulan suci Ramadan dan menjelang hari raya Idul Fitri. Kami sangat berterima kasih kepada Menteri Pertanian atas tambahan kuota pupuk subsidi ini," ujar Huzaimah dikutip Minggu 14 April 2024.

Huzaimah menegaskan bahwa tambahan pupuk ini memberikan kelegaan bagi para petani dalam menghadapi musim tanam tahun ini. 

Dengan bantuan tersebut, para petani tidak perlu lagi khawatir tentang ketersediaan pupuk, terutama dengan tambahan pupuk organik yang mampu memperbaiki kualitas tanah secara kimiawi, fisik, maupun biologis.

"Momentum ini sungguh berharga bagi kami, para petani Aceh. Kami merasa sangat bersyukur atas keikhlasan dan perjuangan Menteri Pertanian dalam mendukung kami. Penambahan pupuk organik juga sangat membantu dalam upaya peningkatan produksi," jelas Huzaimah.

Sebelumnya diketahui, Menteri Pertanian Amran Sulaiman secara simbolis menyerahkan alokasi penambahan pupuk subsidi untuk petani seluruh Indonesia sebesar Rp 28 triliun. Hal ini merupakan hasil dari berbagai pertemuan dan rapat terbatas bersama Presiden Joko Widodo dan Menteri lainnya seperti Sri Mulyani. Hasilnya, alokasi pupuk sebanyak 9,55 juta ton resmi diputuskan melalui surat dari kementerian keuangan. 

Penulis dan Editor : Khaerul Umam 

Komentar

You must login to comment...