Pertanian dan Peternakan

Pemkab Dairi Dorong Swadaya Petani Kembangkan Kentang

Sunday, 07 April 2024 10:00 WIB
Kawasan Pertanian Terpadu (KPT) Kabupaten Dairi. Dok: portal.dairikab.go.id

Radarsuara.com - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Dairi, berkomitmen untuk mendorong swadaya petani melalui pengembangan penanaman kentang.

Komitmen terus dilakukan usai Pemkab Dairi berhasil mengembangkan sektor pertanian dengan fokus pada komoditas cabai di kawasan pertanian terpadu (KPT) Perbuluan V.

Bupati Dairi, Eddy Keleng Ate Berutu menjelaskan, tujuan dari pengembangan komoditas di KPT ini adalah untuk meningkatkan kemandirian petani.

"Eksistensi kita di tahun kedua ini adalah untuk mendorong petani agar dapat mandiri. Pada tahun pertama, kita memberikan stimulan berupa saprodi, dan tahun kedua ini kita fokus pada kerjasama dengan lembaga keuangan melalui Kredit Usaha Rakyat (KUR). KPT ini adalah wadah untuk mewujudkan kemandirian petani," jelas Eddy, Minggu 7 April 2024.

Komitman Pemkab Dairi akan pengembangan KPT pada komoditas kentang ini dibuktikan dengan pelaksanaan penanaman bersama yang dilakukan belum lama ini.

Sebagai langkah perdana, Eddy menyebut bahwa hal tersebut merupakan awal menuju kemandirian petani, dimana saprodi dan bibit ditanam oleh para petani sendiri.

"Ini adalah langkah awal yang menjanjikan. Dengan semangat yang ditunjukkan oleh para petani, kami berharap wilayah Parbuluan V juga bisa masuk dalam program HDDAP (Horticulture Development of Dryland Areas Project) yang diselenggarakan oleh Kementerian Pertanian, sebuah program yang memberikan dukungan selama 5 tahun kepada para petani, termasuk yang berada di KPT," tutur Eddy.

Dia pun mengajak seluruh petani di Parbuluan V, baik yang berada di wilayah KPT maupun di luar KPT namun masih dalam lingkup Parbuluan V, untuk bergabung dengan koperasi yang telah berkolaborasi dengan pemerintah.

"Kami membuka pintu lebar bagi semua petani di Parbuluan V untuk bergabung dengan koperasi sehingga program HDDAP ini bisa berjalan dengan sukses," tandas Eddy.

Penulis : Mahipal

Editor : Khaerul Umam 

Komentar

You must login to comment...