Program Electrifying Agriculture Jadi Momen Transformasi Pertanian di Kabupaten Kediri
Friday, 29 March 2024 10:00 WIB
Program Electrifying Agriculture Jadi Momen Transformasi Pertanian di Kabupaten Kediri (Dok.KominfoJatimProv)
Radarsuara.com - Sektor pertanian di Kabupaten Kediri menjadi sorotan usai melakukan transformasi, mengubah alat- alat kerja berbasis listrik.
Pembaharuan pada sektor pertanian tersebut diketahui merupakan hasil kerja sama yang dilakukan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kediri dengan PLN melalui program Electrifying Agriculture.
Bupati Kediri, Hanindhito Himawan Pramana menyebut, perubahan yang terjadi ini menjadi suatu kemajuan atau modernisasi di sektor pertanian yang dapat meningkatkan produktivitas tani di daerahnya.
Dia pun meminta dukungan kelistrikan yang memadai dari PLN untuk peningkatan perekonomian khususnya para petani di Kabupaten Kediri.
"Dukungan kelistrikan dari PLN sangat penting supaya seluruh program, khususnya pada bidang pertanian. Dengan listrik yang andal, program dapat berjalan baik, yang tentunya akan meningkatkan kesejahteraan masyarakat kabupaten Kediri," kata Hanindhito, Jumat 29 Maret 2024.
Lebih lanjut Hanindhito membeberkan, saat ini Pemkab Kediri bersama PLN tengah menggarap potensi pengembangan listrik di 1.500 titik persawahan.
"Sektor pertanian di Kediri menjadi salah satu penunjang utama perekonomian warga," jelasnya.
Tercatat sebanyak 6.816 pelanggan electrifying agriculture dengan total daya sebesar 14,91 MVA ada di Kabupaten Kediri.
General Manager PLN UID Jawa Timur, Agus Kuswardoyo menyampaikan terima kasih terhadap seluruh stakeholder yang telah mendukung upaya PLN untuk memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.
Agus juga menyampaikan pentingnya peran stakeholder dalam mendampingi dan mendukung keberhasilan proses bisnis yang dijalankan PLN.
"Ke depan, kami berharap sinergi ini dapat terjalin lebih baik lagi. Dan tentunya, dengan dukungan seluruh stakeholder, PLN dapat terus melayani masyarakat Jawa Timur dengan kualitas terbaik," kata Agus.
Penulis : Mahipal
Editor : Khaerul Umam
Komentar
You must login to comment...Be the first comment...
Telah diverifikasi oleh Dewan Pers
Sertifikat Nomor
1134/DP-Verifikasi/K/X/2023