Usai Diterjang El Nino, Petani di Purwakarta Kini Sambut Panen Raya
Thursday, 28 March 2024 15:00 WIB
Pj Bupati Purwakarta Benni Irwan saat melakukan panen raya. (Dok.purwakartakab.go.id)
Radarsuara.com - Setelah dilanda fenomena El Nino pada tahun 2023, para petani di Purwakarta kini mulai tersenyum. Mereka segera menghadapi masa panen raya perdana tahun 2024.
Pj Bupati Purwakarta, Benni Irwan mengatakan, langkah ini adalah sebuah harapan agar dapat mengendalikan ketersediaan dan harga pangan agar tetap terjangkau bagi masyarakat.
"Target produksi pada panen perdana ini adalah mencapai 111.234 ton gabah kering giling (GKG), yang jauh lebih tinggi dibandingkan dengan produksi pada masa tanam tahun sebelumnya yang mencapai 101.071 ton GKG," ungkap Benni, Kamis 28 Maret 2024.
Lebih lanjut dia menjelaskan, padi yang dipanen merupakan hasil dari percepatan penanaman yang dilakukan pada bulan Desember 2023 setelah dampak dari El Nino.
Menurutnya, panen ini akan memastikan ketersediaan stok beras menjelang perayaan Hari Raya Idul Fitri.
"Kami sudah mengantisipasi agar tidak terjadi kelangkaan beras saat bulan Ramadhan dan mendekati Hari Raya Idul Fitri," kata Benni.
Benni juga menyoroti bahwa beras merupakan salah satu komoditas pertanian yang menjadi perhatian pemerintah secara nasional.
"Harga beras di beberapa daerah cukup tinggi mungkin karena beberapa faktor, termasuk keterbatasan stok dan hambatan dalam distribusi," tambah Benni.
Panen kali ini difokuskan di Desa Gandasoli dengan tambahan areal panen sekitar 800 hektar di empat desa lainnya, yaitu Desa Gandamekar, Citeko, Sindangsari, dan Rawasari.
"Kami berharap panen ini dapat dilakukan dengan lancar, dan setelahnya masyarakat dapat segera melakukan penanaman kembali untuk tahap kedua di tahun ini," tutupnya.
Penulis: Asep Supriyanto
Editor: Khaerul Umam
Komentar
You must login to comment...Be the first comment...
Telah diverifikasi oleh Dewan Pers
Sertifikat Nomor
1134/DP-Verifikasi/K/X/2023