Presiden Jokowi Intensifkan Pembangunan Sektor Pertanian di Penghujung Masa Jabatan
Thursday, 28 March 2024 10:00 WIB
Presiden Jokowi saat kunjungi para petani di Desa Pandere, Sulawesi Tengah (Dok IG @Jokowi)
Radarsuara.com - Di penghujung masa jabatannya, Presiden Jokowi mengintensifkan upaya pembangunan di sektor pertanian untuk memastikan kedaulatan pangan di Indonesia.
Salah satu sasaran utamanya adalah meningkatkan indeks pertanian Indonesia dari 149 persen menjadi 300 persen.
Untuk mencapai target tersebut, Jokowi menggalakkan pembangunan dan rehabilitasi sistem irigasi di seluruh penjuru negeri. Salah satunya dengan peresmian rehabilitasi dan rekonstruksi daerah irigasi Gumbasa di Kabupaten Sigi, Provinsi Sulawesi Tengah, Rabu 27 Maret 2024.
Jokowi mengharapkan langkah ini diharapkan dapat mendorong peningkatan indeks pertanian Indonesia.
"Dengan ini, diharapkan dapat mengoptimalkan lahan pertanian seluas 8.180 hektare dan meningkatkan indeks pertanian dari 149 persen menjadi 300 persen, hampir dua kali lipat," kata Jokowi Kamis 28 Maret 2024.
Jokowi juga menegaskan bahwa pemerintah telah berupaya keras untuk mencapai target tersebut, dengan keyakinan bahwa pembangunan ini akan memberikan dampak positif bagi produktivitas para petani.
"Kami telah melakukan pembangunan dan rehabilitasi infrastruktur irigasi, termasuk bendungan dan jaringan irigasi, yang tersebar di seluruh Tanah Air untuk memastikan ketersediaan air bagi sawah dan meningkatkan produktivitas pertanian," katanya.
Menurutnya, Indonesia harus terus mengupayakan kedaulatan pangan melalui pembangunan di sektor pertanian.
"Kita harus terus berusaha keras untuk mencapai ketahanan pangan dan kedaulatan pangan," ujarnya.
Jokowi juga menyampaikan harapannya agar rehabilitasi dan rekonstruksi daerah irigasi Gumbasa ini dapat meningkatkan produktivitas pertanian di sekitarnya.
“Saya berharap bahwa dengan rehabilitasi dan rekonstruksi ini, produktivitas pertanian kita akan meningkat, mendukung keamanan pangan, dan kesejahteraan petani," tandasnya.
Penulis : Mahipa
Editor : Khaerul Umam
Komentar
You must login to comment...Be the first comment...
Telah diverifikasi oleh Dewan Pers
Sertifikat Nomor
1134/DP-Verifikasi/K/X/2023